Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo – Komitmen mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Purworejo. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika serta Prekursor Narkotika (P4GN) yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045” ini berlangsung di Hotel Sanjaya IIN, Purworejo.
Acara diikuti sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, aparat keamanan, hingga tokoh masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Purworejo Puguh Trihatmoko, S.H., M.H., Kepala BNK Magelang Kombes Pol. Nono Suryanto, S.I.K., M.H., Kasat Reserse Narkoba Polres Purworejo AKP Amirudin Zulkarnain, S.H., perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M., narasumber dari BNK Kabupaten Magelang Tri Astuti Lestari, S.K.M., Ketua German Purworejo Arbaah Mintaraga, unsur Forkopimcam Banyuurip, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo dr. Eka Lestari Ningsih, Sp.KJ.
Dalam sambutannya, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti menegaskan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Persoalan narkotika tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyangkut masa depan generasi muda yang akan menentukan arah pembangunan bangsa,” tegasnya.
Menurut Bupati, dunia pendidikan memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkotika. Sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga berperan membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan peserta didik dalam mengambil keputusan yang benar.
Karena itu, Bupati mengajak seluruh kepala sekolah, pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Kelompok Kerja Madrasah (KKM), serta seluruh insan pendidikan untuk terus memperkuat sinergi dengan orang tua, pemerintah, dan berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Kepedulian dan pengawasan yang dilakukan secara bersama akan menjadi benteng yang kuat bagi generasi muda kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap melalui Gerakan Ananda Bersinar akan lahir generasi Purworejo yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Semangat tersebut juga sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia yang menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan visi Purworejo Berseri.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Purworejo selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi P4GN bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pendidikan, mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat langkah pencegahan secara terpadu melalui kolaborasi lintas sektor.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengedukasi masyarakat serta menciptakan lingkungan yang kondusif, sehingga generasi muda Purworejo terlindungi dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Kabupaten Purworejo optimistis mampu mewujudkan generasi yang unggul, sehat, dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.(Kun)





