Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo menegaskan komitmennya untuk mendukung sekaligus menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2027. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, dalam Rembug Pembangunan Jawa Tengah Tahun 2026 Wilayah Pengembangan (WP) Keburejo dan Gelangmanggung yang digelar di Pendopo Pangayoman, Temanggung, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema
“Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Syariah sebagai Tulang Punggung
Pertumbuhan Ekonomi” tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, beserta jajaran pemerintah provinsi. Rembug pembangunan juga diikuti para bupati, wali kota, serta unsur Forkopimda dari wilayah Kebumen, Purworejo, Temanggung, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang.
Dalam forum tersebut, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan bahwa Pemkab Purworejo telah menyusun perencanaan pembangunan daerah Tahun 2027 yang selaras dengan arah pembangunan Provinsi Jawa Tengah maupun kebijakan pembangunan nasional.
Menurutnya, tema pembangunan Kabupaten Purworejo Tahun 2027, yakni “Penguatan Infrastruktur Berbasis Lingkungan sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Daerah”, memiliki keterkaitan erat dengan visi pembangunan Jawa Tengah yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Untuk mendukung arah pembangunan tersebut, Pemkab Purworejo mengajukan sejumlah usulan prioritas kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Usulan itu difokuskan pada pengembangan koridor pariwisata, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta penguatan ekonomi lokal dan ekonomi syariah.
Salah satu usulan yang menjadi perhatian adalah pembangunan infrastruktur akses menuju kawasan wisata unggulan di Purworejo. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Saya izin menyampaikan usulan untuk ruas jalan pariwisata, antara lain jalan menuju Pantai Roro Inten sepanjang 2,5 kilometer dan jalan menuju Pantai Ketawang sepanjang 2 kilometer untuk mendukung penyelenggaraan festival layang-layang internasional yang rutin digelar setiap tahun,” ujar Bupati Yuli.
Selain sektor pariwisata, Pemkab Purworejo juga memberikan perhatian besar pada bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengusulkan pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Bruno guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah pegunungan tersebut.
Menurut Yuli, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas sekitar empat hektare untuk mendukung realisasi pembangunan sekolah tersebut.
“Kami sudah menyiapkan lahan sekitar 4 hektare. Usulan ini diharapkan dapat menekan angka putus sekolah sekaligus membantu mengurangi kemiskinan ekstrem karena wilayah tersebut memiliki jumlah penduduk yang cukup padat,” jelasnya.
Melalui berbagai usulan strategis tersebut, Pemkab Purworejo berharap sinergi antara pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat semakin kuat, sehingga pembangunan infrastruktur, sektor pariwisata, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih optimal pada tahun 2027 mendatang.(Kun)






