Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 823/Raja Wakaaka Resmi Dibuka, Hilman Suryawijaya Pancuracahaya Wahyu Berikan Apresiasi 

Foto: Istimewa.

Buton — Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuka batalyon baru di Baubau, yakni, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 823/Raja Wakaaka, untuk memperkuat pertahanan di wilayah Kepulauan Buton, Sulawesi Tenggara, dengan target markas permanen selesai akhir tahun 2025.

Telah dibukanya batalyon baru di Baubau oleh TNI mendapat dukungan dan apresiasi dari sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya Hilman Suryawijaya, Pancuracahaya Wahyu Indonesia mendukung sekaligus memberikan apresiasi dengan telah diresmikannya batalyon baru di Baubau ini.

Hal ini bertujuan, untuk memperkuat postur pertahanan di wilayah strategis Indonesia Timur, khususnya kawasan Buton, dan mendukung pembangunan daerah melalui fungsi teritorial (pertanian, peternakan, dll).
Status Saat Ini (November 2025): Pembangunan markas baru sudah mencapai sekitar 70 persen.

Prajurit sementara ditempatkan di fasilitas pinjaman, seperti Gedung Pancasila dan eks-RSUD.
Pimpinan: Dihadiri langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Manfaat Kehadiran Batalyon:
Penguatan kedaulatan negara di wilayah perbatasan kepulauan.
Dampak sosial-ekonomi positif bagi masyarakat Baubau dan sekitarnya.
Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.
Kehadiran batalyon ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk menempatkan satu batalyon di setiap kabupaten sebagai upaya pemerataan kekuatan pertahanan.

Satuan ini merupakan bagian dari penataan satuan baru TNI AD, bertujuan memperkuat pertahanan teritorial sekaligus mendukung pembangunan masyarakat, dengan fokus pada tugas-tugas kewilayahan dan kemanunggalan TNI-rakyat. Pembangunan pangkalan permanennya di Sorawolio juga terus berjalan, ditargetkan selesai akhir 2025.

Detail Penting:
Peresmian Tugas: 16 Juli 2025 di Lapangan Lembah Hijau, Kota Baubau.
Pejabat: Mayor Inf Arkham Hidayat, S.Sos., M.M. dikukuhkan sebagai Danyon.
Tujuannya menjaga kedaulatan bangsa, membantu pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tugasnya.

Sedangkan fungsinya untuk memperkuat fungsi teritorial TNI AD, melayani aspek pertahanan dan pembangunan.
Pembangunan Markas: Pembangunan pangkalan permanen di Sorawolio sudah 70 persen per November 2025, diharapkan selesai akhir tahun.

Sementara itu pada awal Desember 2025, Yonif 823/Raja Wakaaka aktif menggalang bantuan untuk korban bencana alam di Sumatera dan Jawa, menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan kemanusiaan. (***)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *