Ayah, Aiko Sakit…”Tangisan Pilu Bocah Duri Menahan Sakit TB Tulang Saat Ayah Tak Punya Biaya

Rakyatmerdekanews.co.id, Duri Bengkalis – 13 Mei 2026. Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun, A (inisial), kini hanya bisa terbaring tak berdaya di atas kasur di kediaman keluarganya, Jalan Bakti KM 9 Kulim, Lintas Duri-Dumai, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Tubuh kecilnya kian digerogoti oleh penyakit Tuberculosis (TB) Tulang yang kondisinya kian hari kian kritis.

Di balik penderitaan fisik yang dialami A, ada sosok Muhammad Romi Ridwan, seorang ayah yang terus berjuang melintasi keterbatasan ekonomi demi menyelamatkan nyawa putra ketiganya.

Penderitaan A dimulai pada tahun 2023 saat ia baru menginjak usia 7 tahun. Suatu pagi ketika bangun tidur, ia tiba-tiba menjerit kesakitan di seluruh tubuhnya. Sebuah benjolan muncul di dekat ibu jari tangan kanannya dan membengkak hebat hanya dalam waktu dua hari.

Upaya pengobatan awal di Puskesmas setempat tidak membuahkan hasil, hingga A dirujuk ke RSUD Mandau untuk menjalani operasi pertama.

Namun, sebulan pasca-operasi, siku tangan kanannya kembali membengkak. Hasil pemeriksaan di RS Mutia Sari menunjukkan adanya infeksi tulang serius, yang membuat A harus dirujuk ke RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru.

Kondisi tidak kunjung membaik. Selang beberapa bulan, pembengkakan besar muncul di tulang punggung belakangnya.

“Setiap malam anak saya sering menjerit kesakitan di bagian belakang. Semakin hari bengkak itu semakin besar,” kenang Romi dengan nada berat.

Meski sempat menjalani pengobatan rutin, kondisi fisik A justru kian merosot. Pada tahun 2025, secercah harapan sempat muncul ketika keluarga menerima bantuan dana dari BAZNAS Kabupaten Bengkalis untuk biaya kontrol bolak-balik pengobatan ke Kota Medan. Langkah tersebut sempat memberikan sedikit perubahan positif.

Namun, di akhir tahun 2025, kesehatan A kembali ambruk. Rasa sakit hebat menjalar dari ujung kaki hingga kepala. Setelah diperiksa kembali di RS Mutia Sari, A dinyatakan positif mengidap TB Tulang.

Tim medis menyatakan bahwa struktur tulang punggungnya sudah mengalami kerusakan parah dan harus segera mendapatkan tindakan operasi besar.

Memasuki Mei 2026, kondisi bocah malang ini berada dalam tahap yang sangat kritis. Infeksi penyakitnya telah menyebar luas hingga menyebabkan munculnya pembengkakan baru di bagian leher serta kedua kakinya.

A sudah tidak mampu lagi banyak bergerak dan hanya bisa terbaring. Napasnya sering sesak akibat tekanan penyakit di area dada dan punggung. Setiap hari menjadi ruang perjuangan berat bagi A karena harus menahan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya.

Ayah A, Romi Ridwan, merupakan seorang pekerja serabutan. Demi menghidupi istri dan lima orang anaknya, Romi melakoni pekerjaan apa saja, mulai dari berjualan es keliling, menjadi kuli bangunan, hingga buruh ladang. Keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini belum memiliki rumah pribadi dan harus menumpang di rumah orang tua istri di KM 9 Lintas Duri-Dumai.

Untuk menyelamatkan nyawa A, tim dokter telah memberikan rujukan agar ia segera dibawa ke rumah sakit rujukan nasional yang memiliki fasilitas bedah tulang anak lebih lengkap, seperti RS Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta.

“Saat ini biaya yang saya butuhkan sangat besar, terutama untuk biaya transportasi, akomodasi, dan keperluan selama operasi di luar kota. Uang simpanan dari hasil kerja serabutan saya sangat jauh dari cukup,” ungkap Romi penuh harap.

Keluarga kini mengetuk pintu hati para dermawan, pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan agar sudi membantu biaya keberangkatan dan operasional pengobatan demi kesembuhan sang anak.

Informasi Donasi Kemanusiaan (Sudah Diverifikasi Redaksi):

Bagi pembaca dan dermawan yang tergerak untuk membantu meringankan beban biaya transportasi dan akomodasi pengobatan rawat rujukan medis, donasi dapat disalurkan melalui rekening keluarga terbuka berikut:Bank: BRI

Nomor Rekening: 1692-01-006607-539 Untuk melakukan verifikasi, silakan hubungi kontak resmi di bawah

Atas Nama: Sri Fadilawati (Ibu Kandung).

Lokasi Tinggal Saat Ini: Jln. Bakti KM 9 Kulim, Kec. Bathin Solapan, Kab. Bengkalis.

Kontak Verifikasi & Konfirmasi Donasi:Nomor Handphone/WhatsApp Keluarga: [0821-7297-0449 Nomor HP Ayah-Romi Ridwan].

Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan menjadi penyambung napas dan harapan bagi A untuk bisa kembali tersenyum dan bermain layaknya anak-anak seusianya.

Disclaimer: Redaksi menjamin bahwa seluruh data medis dan rekening di atas telah melalui proses verifikasi faktual di lapangan bersama pihak keluarga. Redaksi berkomitmen penuh melindungi hak-hak anak sesuai ketentuan hukum perlindungan anak yang berlaku di Indonesia. (FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *