Rakyatmerdekanews.co.id, Magelang – Seorang anak perempuan berinisial MS (8), warga Dusun Brengkel, Desa Salaman, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, meninggal dunia setelah tenggelam saat bermain di Kali Tangsi pada Sabtu (09/05/2026) pagi.
Komandan Koramil 20/Salaman melalui Babinsa Salaman Sertu Haryadi, menjelaskan kronologi kejadian kecelakaan air tersebut. Diungkapkan, peristiwa bermula sekitar pukul 08.45 WIB ketika korban bersama seorang temannya berinisial P (8) pergi bermain ke Kali Tangsi. Keduanya tanpa berpamitan kepada orang tua maupun keluarganya.
“Sekitar pukul 09.00 WIB, keduanya bermain di bagian sungai yang dangkal. Namun, korban diduga tiba-tiba terperosok ke dalam kedung dengan kedalaman sekitar dua meter,” terang Sertu Haryadi.
Teman korban (P) sempat berusaha memberikan pertolongan, tetapi tidak berani mendekat karena kedalaman air cukup dalam.
“Kemudian si anak P tersebut berlari untuk mencari bantuan kepada warga sekitar,” ujarnya.
Sekitar pukul 10.00 WIB, lanjut Haryadi, dua orang buruh bangunan, Aan Kunaidi (33) dan Mimin (30), datang ke lokasi dan berhasil mengevakuasi korban ke tepi sungai. Korban selanjutnya langsung dibawa ke RSUD Bukit Menoreh untuk mendapatkan penanganan medis.
“Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dr. Wisnu Arif Surya dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), korban dinyatakan meninggal dunia,” terang Sertu Haryadi.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Kaku mayat dan lebam mayat juga belum tampak, sehingga diperkirakan korban meninggal kurang lebih satu jam sebelum pemeriksaan. Selain itu, bibir dan kaki korban terlihat membiru.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Terutama saat bermain di area sungai atau tempat yang berpotensi membahayakan,” kata Sertu Haryadi memberikan imbauan. (Ikh)






