Bangun Sinergi Lintas Sektor, Pemkab Sambas Dukung Penuh Reintegrasi dan Pemberdayaan Klien Pemasyarakatan

Rakyatmerdekanews.co.id, ‎Sambas  Kalbar – Pemerintah Kabupaten Sambas menunjukkan komitmen serius dalam mendukung proses reintegrasi sosial bagi warga binaan pemasyarakatan. Komitmen ini ditegaskan melalui kehadiran Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., yang mewakili Bupati H. Satono, S.Sos.I., M.H., dalam kegiatan Focus Group Discussion ⁦(FGD)⁩ Balai Pemasyarakatan ⁦(Bapas)⁩ bersama Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi ⁦(Kelayan Binter)⁩.

‎Kegiatan strategis yang berlangsung di Hotel Pantura Jaya Sambas, Rabu (4/11/2026) ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Lintas Sektor untuk Reintegrasi dan Pemberdayaan Klien Pemasyarakatan”.

‎Dalam sambutannya, disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sambas menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan FGD ini, bahwa keberhasilan pembinaan dan reintegrasi klien pemasyarakatan tidak dapat dibebankan pada satu pihak saja.

Proses ini membutuhkan keterlibatan aktif dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, instansi terkait, maupun elemen masyarakat.

‎Selain aspek hukum dan sosial, aspek pembinaan mental dan karakter menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Para klien pemasyarakatan dinilai perlu mendapatkan pendidikan mental dan pembinaan moral yang berorientasi pada kehidupan yang lebih baik serta berlandaskan nilai-nilai agama.

‎Dengan pendekatan ini, diharapkan para klien memiliki bekal kuat untuk memperbaiki diri, membangun kepercayaan diri, dan siap kembali menjalani kehidupan bermasyarakat secara positif.

‎Pemerintah Kabupaten Sambas melalui perangkat daerah dan dinas terkait menyatakan kesiapan untuk bersinergi.

Sinergi ini bertujuan membuka ruang dan kesempatan bagi para klien pemasyarakatan agar dapat mengembangkan potensi diri, memperoleh keterampilan, serta memiliki kesempatan untuk berkarya dan berkontribusi di tengah masyarakat.

‎Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya berfokus pada proses pembinaan di dalam lembaga, tetapi juga mampu menciptakan peluang pemberdayaan yang nyata di masyarakat.

‎Tujuan akhirnya adalah agar para klien pemasyarakatan dapat memperoleh kesempatan kedua untuk membangun masa depan yang lebih baik, hidup produktif, dan diterima kembali di lingkungan sosial tanpa adanya stigma dan diskriminasi.

‎Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perwakilan dari TNI, Polri, dan pejabat dinas lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas, menandakan solidnya dukungan daerah terhadap program pemasyarakatan.

(Doel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *