Rakyatmerdekanews.co.id, Jakarta, 14 Oktober 2026 — Polda Metro Jaya membangun kedekatan dengan masyarakat sejak usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak. Sebanyak 14 Samsat di wilayah hukum Polda Metro Jaya melaksanakan kunjungan ke taman kanak-kanak (TK) di sekitar wilayah kerja masing-masing pada Rabu (14/10/2026) untuk memperkenalkan sosok polisi yang ramah, humanis, dan bersahabat.
Kegiatan ini sejalan dengan cita-cita Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto agar anak-anak merasa aman dan nyaman saat berinteraksi dengan anggota Polri. Melalui pendekatan yang menyenangkan, polisi diharapkan dapat membangun rasa percaya sekaligus menghilangkan pandangan bahwa sosok polisi merupakan figur yang menakutkan.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto menekankan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat sejak usia dini melalui kehadiran Polri yang dekat dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Anak-anak perlu mengenal polisi sebagai sahabat yang ramah dan siap membantu. Dengan membangun interaksi positif sejak dini, kami berharap tumbuh rasa percaya sehingga mereka merasa aman, nyaman, dan tidak takut ketika bertemu dengan anggota Polri,” ujar Dadang.
Dalam kegiatan tersebut, personel Samsat berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan, mulai dari permainan tradisional, bernyanyi bersama, hingga bermain bersama anggota kepolisian. Suasana penuh keceriaan terlihat saat anak-anak mengikuti kegiatan dan berkomunikasi dengan para personel.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah menyampaikan bahwa pendekatan humanis kepada anak-anak merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini bahwa polisi hadir untuk melindungi, membantu, dan menjaga keselamatan masyarakat. Kami berharap pengalaman positif ini dapat menumbuhkan kepercayaan anak-anak terhadap Polri,” kata Firman.
Program Polisi Sahabat Anak juga menjadi salah satu bentuk implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat, dengan menghadirkan anggota Polri secara langsung di lingkungan pendidikan. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian, anak-anak, tenaga pendidik, dan masyarakat.
Melalui kunjungan serentak di 14 Samsat tersebut, Polda Metro Jaya berharap kehadiran polisi semakin diterima sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Kedekatan yang dibangun sejak usia dini diharapkan menjadi fondasi bagi tumbuhnya rasa aman, kepercayaan, dan hubungan yang harmonis antara Polri dan generasi penerus bangsa, (Fahri)






