‎Kembangkan Potensi Wisata Purworejo, Wabup Dion: Jangan Sampai Destinasi Hanya Jadi Bangunan Mangkrak ‎

Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo – Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi mendorong kolaborasi dan kreativitas untuk mengoptimalkan potensi pariwisata di Kabupaten Purworejo secara berkelanjutan.

‎Hal tersebut disampaikan Dion saat membuka Sarasehan Wisata yang digelar Bagelen Institute di Ruang Arahiwang, Sabtu (12/9/2026).

‎Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Sekaran Hills di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, sekaligus menjadi ruang bertukar gagasan mengenai pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Purworejo.

‎Dalam sambutannya, Dion mengapresiasi penyelenggaraan sarasehan tersebut. Menurutnya, forum seperti ini penting untuk mempertemukan berbagai gagasan dan pemikiran dalam mendorong kemajuan pariwisata di Purworejo.
‎Ia berharap hasil diskusi dapat memberikan masukan bagi pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan dan langkah strategis pengembangan pariwisata ke depan.

‎“Purworejo membutuhkan kreativitas agar kabupaten ini bisa menjadi sebuah titik temu bagi para wisatawan. Potensi wilayah kita sangat menjanjikan, karena wisata bahari ada, wisata perbukitan pun ada,” ujar Dion.

‎Dion menilai kreativitas menjadi salah satu kunci agar potensi wisata yang dimiliki Purworejo tidak berhenti pada pembangunan destinasi semata. Menurutnya, pengembangan konsep, atraksi, hingga pengalaman wisata yang menarik perlu terus dilakukan agar destinasi wisata di Purworejo memiliki daya saing dan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.

‎Selain kreativitas, Dion menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam mengelola destinasi wisata. Pembangunan fasilitas, kata dia, harus diimbangi dengan kemampuan pengelolaan yang baik agar objek wisata dapat bertahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎“Yang tidak kalah penting dalam pariwisata itu adalah sumber daya manusianya. Kalau tidak disiapkan secara matang, maka akan banyak bangunan pariwisata yang mangkrak daripada yang berjalan,” jelasnya.

‎Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam membangun ekosistem pariwisata. Pelaku wisata, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), akademisi, serta unsur masyarakat lainnya diharapkan dapat memberikan kontribusi sesuai dengan peran masing-masing.

‎“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Kami juga membutuhkan bantuan dari Bapak-Ibu sekalian, khususnya para pelaku pariwisata, Pokdarwis, akademisi, dan semuanya,” kata Dion.

‎Ia berharap sinergi tersebut dapat menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah. Dengan pengelolaan yang baik serta keterlibatan masyarakat, berbagai potensi wisata di Purworejo diharapkan mampu membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dari pertemuan hari ini, mohon bantuannya agar kita bisa memutar perekonomian di Kabupaten Purworejo melalui sektor pariwisata. Ini bisa berjalan,” pungkasnya. (Kun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *