Rakyatmerdekanews, Jakarta – Musyawarah besar (Mubes) dan Rapat kerja The Jakmania resmi dibuka di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat pada hari Senin (20/6). Musyawarah besar dan Rapat kerja The Jakmania tersebut menjadi ajang konsolidasi nasional untuk merumuskan agenda kedepan The Jakmania sekaligus memperkuat hak-hak supporter ditengah tantagan laga-laga besar yang akan dihadapi dalam agenda pertandingan Liga 1 Super League.
Pembukaan Musyawarah besar dan Rapat kerja dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pendiri terdahulu The Jakmania serta Ketua-ketua umum pada periode sebelumnya, di antaranya Ferry Indrasjarief, Larico Ranggamone, Diky Soemarno, Edy Mulyadi, . Hadir pula perwakilan setiap korwil dari Jabodetabek dan berbagai perwakilan biro dari luar Jabodetabek.
Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars The Jakmania, dilanjut dengan pemutaran film dokumenter Sejarah dan Refleksi terbentuknya organisasi The Jakmania, sambutan para tokoh pendiri The Jakmania dan Ketua Umum periode 2023-2036 secara resmi. Dalam sesi pembukaan secara simbolik diberikan kepada Ferry Indrasjarief (Dewan Penasihat).
Dalam pidatonya, Ferry Indrasjarief (Dewan Penasihat) menegaskan bahwa Musyawarah besar dan Rapat kerja The Jakmania merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi agenda organisasi The Jakmania kedepannya dalam menghadapi berbagai tantangan terkhusus persoalan laga away yang turut berdampak.
Menurutnya menjaga kondusifitas antar sesama suporter yang dimana tidak harus saling menyerang atau mengejek baik di media sosial atau secara langsung masih menjadi agenda utama yang harus terus diperhatikan.
“Musyawarah besar dan Rapat kerja ini menjadi ruang evaluasi dan konsolidasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun agenda kedepannya menghadapi perkembangan situasi sepak bola nasional.” Ujarnya.
Dalam sambutannya, Diky Soemarno Ketua Umum The Jakmania periode 2023-2026 menyoroti pentingnya kolaborasi antara anggota The Jakmania dan aparat keamanan khususnya Kepolisian dalam mendukung program “Jaga Jakarta”. Ia menjelaskan bahwa anggota dari The Jakmania siap mendukung menjaga keamanan dan kondusifitas di daerah Jakarta.
Menurut Diky Soemarno keterlibatan seluruh komponen anggota The Jakmania dalam mendukung program”Jaga Jakarta” tersebut penting untuk membantu aparat keamanan khususnya Kepolisian di daerah Jakarta, mengenai sektor maupun wilayah yang berpotensi mengalami gesekan antar supporter sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat.
Ia juga menekankan penguatan program “Jaga Jakarta” kepada seluruh komponen anggota The Jakmania agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban antar supporter. “Ujarnya.
Terkait dengan kurangnya anggota The Jakmania dalam pembuatan KTA yang dibentuk mengakui masih diperlukan sosialisasi lagi termasuk pendataan jumlah suporter disetiap korwil masing-masing untuk mengetahui anggota yang aktif dan terstruktur.
Evaluasi dan Laporan Pertanggungjawaban ;
Ketua Umum Demisioner dalam laporannya menyampaikan capaian selama satu periode kepengurusan. Fokusnya pada 3 hal: kedekatan dengan Persija, kegiatan sosial, dan penertiban anggota.
“Kita sudah membuktikan Jakmania bisa mendukung Persija tanpa kerusuhan. Kerjasama dengan Aparat Kepolisian, kegiatan baksos, dan pengawalan awayday tertib jadi bukti kita berubah,” ujarnya di hadapan peserta.
Mubes juga mengesahkan 5 program kerja utama untuk menyambut Super League 2026-2027:
1. Jakmania Profesional: Pelatihan kader, transparansi keuangan, dan pendataan anggota digital.
2. Dukungan Maksimal ke Persija: Koreografi besar tiap home game di JIS, bus awayday resmi, dan jembatan komunikasi dengan manajemen Persija.
3. Jakmania Peduli: Rutin baksos, donor darah, dan santunan tiap 3 bulan sekali.
4. Kampanye Anti Anarkis: Edukasi ke sekolah-sekolah dan deklarasi damai dengan kelompok suporter lain.
5. Ekonomi Mandiri: Penguatan UMKM Jakmania dan merchandise resmi.
Dengan hasil Mubes ini, The Jakmania diharapkan masuk ke era baru yang lebih tertata. Tantangan besar sudah menanti: mengawal Persija Jakarta meraih gelar juara Super League 2026-2027.
Sampai akhir acara penutupan Musyawarah Besar dan Rapat Kerja Pada hari Senin (20/6), berjalan dengan tertib dan dinamis Musyawarah Besar dan Rapat Kerja The Jakmania berjalan dengan baik dan sukses. (Red)



