Rakyatmerdekanews, Tangerang – Pencarian terhadap seorang pelajar yang diduga hanyut di Sungai Cisadane terus dilakukan pada hari kedua, Minggu, 26 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.11 WIB. Lokasi pencarian dipusatkan di aliran Sungai Cisadane, tepatnya di bawah Perumahan Pesona Serpong, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu. Korban diketahui berinisial NA 13 th, seorang pelajar yang diduga hanyut saat berenang bersama enam rekannya pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 14.40 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga tidak dapat berenang sehingga terbawa arus setelah upaya penyelamatan oleh rekan-rekannya tidak berhasil.
Pada hari kedua pencarian, tim gabungan mengawali kegiatan dengan apel dan briefing untuk membagi sektor penyisiran. Tim kemudian melakukan pencarian melalui jalur air menggunakan sejumlah perahu serta penyisiran darat di sepanjang bantaran Sungai Cisadane. Sekitar pukul 09.20 WIB, briefing lanjutan dipimpin langsung oleh Kapolsek Cisauk sebagai bentuk koordinasi dan penguatan strategi pencarian. Setelah istirahat siang, pencarian kembali dilanjutkan hingga sore hari sebelum dilakukan evaluasi dan briefing penutupan untuk melanjutkan operasi pada keesokan harinya.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya, S.H., M.H. menyampaikan bahwa seluruh unsur gabungan akan terus mengoptimalkan upaya pencarian hingga korban ditemukan. “Kami bersama seluruh tim gabungan terus berupaya semaksimal mungkin dengan mengedepankan koordinasi, keselamatan personel, dan sinergi lintas instansi. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada musim dengan arus yang cukup deras,” ujar Kapolsek.
Operasi pencarian melibatkan unsur BPBD Kota Tangerang Selatan, BASARNAS Jakarta, Damkar Kota Tangerang Selatan, Polsek Cisauk, Koramil Serpong, Satpol PP, PMI, relawan SAR, Den C SAR Brimob Polda Metro Jaya, serta berbagai unsur pemerintah daerah dan komunitas relawan lainnya dengan dukungan beberapa unit perahu penyelamat. Hingga berakhirnya pencarian pada pukul 17.11 WIB, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan memutuskan menghentikan sementara operasi untuk hari tersebut dan akan melanjutkan pencarian pada hari berikutnya, sementara personel tetap bersiaga di sekitar lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali. (Rat)






