Rakyatmerdekanews.co.id, Duri Bathin Solapan – Sabtu malam (11/7/2026), sebuah kamar kos di belakang Rumah Makan Kota Buana, Jalan Sultan Syarif Kasim, Desa Simpang Padang, mendadak berubah menjadi panggung komedi situasi terkocak tahun ini. Lima pria lintas generasi berinisial M (45), AP (24), TC (45), HKP (27), dan SL (43) sukses menggelar pesta yang berakhir dengan “standing applause” dari Tim Opsnal Polsek Mandau.
Malam itu, sekira pukul 21.30 WIB, suasana di dalam kos sebenarnya sangat syahdu. Kelima pria ini sedang asyik berada di dunianya sendiri akibat pengaruh narkotika jenis sabu. Ada yang sibuk menatap langit-langit kamar sambil menghitung cicak, ada yang mendadak filosofis membahas masa depan, dan ada pula yang asyik senyum-senyum sendiri menatap tembok kosong.
Di tengah keasyikan “terbang” itu, tiba-tiba terdengar ketukan pintu yang cukup berwibawa. Berdasarkan info fiksi di lapangan, salah satu pelaku yang sudah kelaparan sempat bersorak gembira, “Nah, ini dia pesanan makanan kita datang!”
Dengan langkah gontai dan senyum lebar, pintu pun dibuka. Namun, alih-alih melihat mas-mas ojek online membawa bungkusan makanan, yang berdiri di depan pintu adalah sepasang tegap personel Tim Opsnal Polsek Mandau lengkap dengan tatapan dinginnya.
Seketika, efek sabu langsung hilang 50 persen digantikan oleh rasa mulas yang luar biasa. Suasana kamar yang tadinya santai langsung berubah mencekam bagai film horor. Ada pelaku yang mencoba pura-pura tidur, ada yang mendadak sibuk melipat baju yang tidak berantakan, bahkan ada yang sempat berpikir untuk menyamar menjadi gorden jendela agar tidak kelihatan petugas.
Penggerebekan estetik ini tidak akan terjadi tanpa peran serta warga sekitar yang merangkap sebagai “intelijen mandiri”. Gerah melihat kos-kosan tersebut sering dijadikan tempat nongkrong yang menghasilkan tawa misterius di jam-jam rawan, warga langsung gerak cepat. Bukan menegur langsung, warga memilih jalur digital yang lebih mematikan: menelepon Call Center 110 Polres Bengkalis.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A. mengonfirmasi bahwa laporan kilat dari netizen itu langsung dieksekusi malam itu juga.
“Begitu laporan masuk lewat Call Center 110, tim langsung meluncur ke lokasi di belakang rumah makan tersebut. Anggota melakukan penyelidikan singkat, mengetuk pintu, dan mengamankan kelima terduga pelaku yang posisinya sudah pasrah,” ujar AKP I Made Pasek menahan senyum.
Sesampainya di Polsek Mandau, kelima pria ini disuruh melakukan tes urin, sebuah ujian yang paling jujur di dunia kepolisian. Hasilnya sungguh luar biasa, kelimanya mendapatkan nilai Positif (+) mutlak. Tidak ada yang mendapatkan hasil negatif, menunjukkan tingkat solidaritas yang sangat tinggi namun di jalan yang salah.
Kini, M, AP, TC, HKP, dan SL terpaksa harus membatalkan semua agenda malam minggu mereka hingga beberapa tahun ke depan. Kamar kos yang estetik di belakang rumah makan kini berganti dengan jeruji besi Polsek Mandau untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan warga: jika melihat ada kerumunan orang yang mendadak rajin begadang sambil senyum-senyum sendiri tanpa gadget di tangan, segera hubungi Call Center 110. Laporan Anda gratis, cepat, dan dijamin bikin para pelaku langsung insomnia permanen! (FN)






