Adela Djamhur Tampil Penuh Kharisma Perankan Nyonya Kusuma di Gema Budaya Nusantara Tangsel 2026

Rakyatmerdekanews.co.id. Tangerang Selatan – Semarak peringatan HUT ke-17 Kota Tangerang Selatan tahun 2026 terasa begitu kental dengan nuansa budaya Betawi. Para pelaku seni budaya Betawi di Tangsel tampil all out dalam acara bertajuk “Gema Budaya Nusantara Tangsel” yang digelar di Alun-Alun Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Acara yang dipersembahkan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia ini dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kota Tangerang Selatan serta masyarakat yang memadati lokasi sejak pembukaan. Kemeriahan langsung terasa lewat pertunjukan seni tradisional seperti pencak silat, tari tradisional, gambang kromong, dan puncaknya pertunjukan lenong Betawi.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Ade Rosmalawati Djamhur, akrab disapa Adela Djamhur. Aktivis budaya sekaligus pelaku seni peran lenong Betawi asal Tangsel ini tampil percaya diri beradu akting bersama para seniman lenong senior lainnya dari Sanggar Gema Budaya Nusantara.

Pada puncak acara, Adela memerankan tokoh “Nyonya Kusuma”, sosok janda Betawi asli yang digambarkan setia, kaya raya, bersuara indah, cantik, cerdas, gigih, dan bermartabat. Meskipun ditinggal wafat suaminya yang merupakan pejuang budaya tanah air, karakter Nyonya Kusuma tetap memancarkan kharisma, hati mulia, dan ketulusan. Peran tersebut berhasil dibawakan Adela dengan totalitas sehingga layak menjadi teladan bagi perempuan single fighter di era teknologi saat ini.

“Alhamdulillah bisa memerankan Nyonya Kusuma di pagelaran Lenong Betawi Warisan Babe ini. Tapi saya berharap tahun-tahun berikutnya bisa terus exist di setiap pagelaran budaya. Saya ingin menantang diri untuk menguasai tokoh-tokoh Betawi lain. Semua demi kepuasan penonton dan melestarikan budaya Betawi di Tangerang Selatan,” ujar Adela usai pentas.

Penampilan Adela bersama Sanggar Gema Budaya Nusantara menjadi bukti bahwa regenerasi dan semangat melestarikan lenong Betawi terus hidup. Melalui panggung HUT Tangsel ke-17 ini, seni tradisi kembali diingatkan sebagai penyambung rasa cinta pada budaya tanah air.(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *