Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri Bathin Solapan – Warga KM 3,5 Kecamatan Bathin Solapan kembali disuguhi pemandangan “estetik” yang menguji kesabaran sekaligus otot pinggang.
Sejak Rabu (29/04/2026), sebuah truk dikabarkan mendadak “jatuh cinta” dengan lubang jalan setempat dan memutuskan untuk melakukan aksi silent protest dengan tetap diam di tempat hingga hari ini, Kamis (30/04/2026).
Bukannya mendapatkan evakuasi kilat, truk malang tersebut tampaknya sedang menikmati masa staycation VIP di tengah jalan yang kondisinya sudah lebih mirip kawah candradimuka daripada akses transportasi.
Masyarakat setempat mulai bingung membedakan mana fasilitas publik dan mana proyek budidaya perikanan. “Jalan kita sekarang multifungsi. Kalau hujan jadi kolam ikan, kalau panas jadi sirkuit off-road.
Bedanya, yang ini gratis dan bonus sakit pinggang bagi yang lewat,” ujar salah satu warga yang tampak pasrah sambil melakukan atraksi akrobatik menghindari lumpur.
Gara-gara truk yang “betah nongkrong” di KM 3,5 ini, aktivitas ekonomi warga Bathin Solapan otomatis tersedat. Para pejuang rupiah harus berjibaku layaknya peserta benteng Takeshi setiap hari.
Alih-alih sampai ke tempat kerja dengan pakaian rapi, warga malah seringkali tampak seperti baru pulang dari latihan militer karena harus menembus lubang sedalam rasa rindu yang tak tersampaikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda sang truk akan “move on” dari lokasinya. Warga berharap pihak terkait segera turun tangan sebelum ada warga yang nekat membawa pancingan atau menebar bibit lele di lubang-lubang tersebut sebagai bentuk protes kreatif yang hakiki. (FN)






