Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Suasana di kawasan Tonggak 8, Duri, mendadak mencekam setelah muncul laporan penampakan seekor binatang buas yang diduga kuat adalah Harimau Sumatera pada Senin (6/4/2026) malam.
Satwa predator tersebut dilaporkan terlihat melintas di area yang sering menjadi jalur aktivitas warga dan pekerja perusahaan.
Informasi mengenai kemunculan si “Raja Hutan” ini beredar cepat di kalangan masyarakat melalui pesan berantai dan media sosial. Laporan ini memperkuat kekhawatiran publik mengingat dalam beberapa hari terakhir, pihak PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) juga telah mengonfirmasi adanya penampakan harimau di area operasional sekitar Duri, tepatnya di Area 9 Karang Anyer, Mandau.
Demi keselamatan bersama, warga dan pekerja di sekitar lokasi Tonggak 8 dan wilayah pinggiran hutan Duri dihimbau untuk:
Membatasi Aktivitas Luar Ruangan: Hindari keluar rumah sendirian, terutama pada malam hari atau saat kondisi gelap.
Tingkatkan Kewaspadaan di Area Kerja: Bagi pekerja lapangan, pastikan selalu berada dalam kelompok dan melaporkan segera jika menemukan jejak atau penampakan satwa.
Jangan Bertindak Sendiri: Masyarakat dilarang keras mencoba mendekat, memotret dari jarak dekat, apalagi mencoba menangkap atau melukai satwa tersebut karena statusnya yang dilindungi.
Hingga saat ini, pihak terkait termasuk Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) diharapkan segera turun tangan untuk melakukan mitigasi dan memastikan keamanan di lokasi agar konflik antara manusia dan satwa tidak berujung fatal. (FN)






