LAPORAN KHUSUS: Mengenal Tren Baju Koko Motif “Rintik Air Mata”- Kostum Andalan Sang “Panitia Surga

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri – 14 Maret 2026. Menjelang Idul Fitri, jagat maya dihebohkan dengan istilah baru dalam dunia fasyen muslim: Motif “Rintik Air Mata”. Busana ini mendadak viral bukan hanya karena desainnya yang elegan, melainkan karena sering diasosiasikan dengan kelompok yang dijuluki netizen sebagai “Panitia Surga”.

Estetika “Menyedihkan” yang Mewah Berbeda dengan motif bordir geometris biasa, motif “Rintik Air Mata” menampilkan detail bordir kecil menyerupai tetesan air yang tersebar halus di bagian dada atau bahu. Tekstur kainnya sengaja dipilih yang jatuh (flowy) dan lembut, memberikan kesan “rapuh” namun tetap premium.

“Desain ini menciptakan impresi seseorang yang baru saja menghabiskan malamnya dengan bersujud dan menangis dalam doa,” ujar seorang pengamat fasyen di media sosial.

Namun, di balik keindahan busana tersebut, muncul sindiran tajam. Fenomena ini merujuk pada individu yang selama Ramadan jarang terlihat di saf Tarawih dan memiliki catatan puasa yang sering bolong, namun tampil paling religius saat hari Lebaran.

Puncaknya adalah akting visual saat momen sungkeman. Pengguna baju motif ini seringkali memasang ekspresi wajah syahdu—tatapan mata yang sayu dan raut wajah penuh haru, seolah-olah sedang memanen hasil dari perjuangan spiritual sebulan penuh.

Diskusi di platform X dan TikTok ramai menyebut gaya ini sebagai bentuk “Saleh Visual”. Netizen mengingatkan bahwa kemuliaan Lebaran seharusnya berasal dari hati yang bersih setelah beribadah, bukan sekadar dari bordir baju yang menyerupai tetesan air mata buatan.

“Baju boleh motif ‘Rintik Air Mata’, tapi pastikan air mata itu beneran jatuh pas sujud, bukan pas liat harga bajunya di kasir,” tulis salah satu komentar netizen yang paling banyak disukai.(FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *