
Rakyatmerdekanews.co.id — Warga perbatasan antara Jakarta Selatan – Jakarta Barat mengeluhkan daerah rawan kejahatan di Jalan Adam, Rawa Belong, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Seperti peristiwa na’as yang menimpa korban Muhammad Devin Saputra (20) thn dan Tria Aji Fachri Saputra, (15) thn, dua-duanya korban merupakan warga Kemandoran 8, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Saat korban Devin dan Tria tengah melintas di jalan Adam, Rawa Belong dengan mengendarai sepeda motor, dua handphone genggam raib dirampas pelaku. Modusnya, pelaku sengaja menjatuhkan topi, ironisnya saat ditolong dan topi diberikan, justru korban dituduh sengaja mencuri topi oleh pelaku. Dengan cara memaki dan memukul korban dengan benda keras hingga mengalami luka memar dibagian tubuhnya. Saat korban hilang konsentrasi, pelaku mengambil paksa handphone dari saku korban, sekali embat dua Hp melayang. Peristiwa terjadi pada Rabu, (18/02/2026) sekitar jam 09.30 Wib malam.
“Sebenarnya pelaku kriminal mengincar motor baru saya, tapi karena saya berani melawan, sehingga korban cuma bisa membawa kabur handphone. Ketika saya mencoba mengejar mereka sudah terlanjur kabur karena enggak ada warga yang menolong, padahal saya sudah berteriak. Saya sendirian keteteran melawan tiga pelaku yang berboncengan satu motor. Beruntung sepeda motor saya masih bisa saya amankan, “ujar Devin.
Dengan peristiwa kejahatan yang dialami korban, warga diharapkan tetap waspada terhadap peningkatan tindak kejahatan seperti pencurian (curat/curas), begal, dan penipuan yang keap terjadi di malam hari, area sepi, atau jalur perbatasan. Tingkatkan kewaspadaan di kota-kota besar seperti Jakarta dan lain sebagainya dengan modus curanmor serta aksi jalanan.
Hindari berkendara sendirian di malam hari.
Selalu waspada dengan barang bawaan.
Waspada terhadap orang mencurigakan.
Segera lapor polisi jika melihat tindakan mencurigakan. Dan infonya aparat kepolisian sudah bergerak ke lapangan. (Bmb)


