Rakyatmerdekanews.co.id, Lebak – Jumat, (14/11) Masyarakat dari tiga desa di Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, kembali menggelar kerja bakti memperbaiki jalan poros yang menghubungkan Desa Girijagabaya, Sindangwangi, dan Sukanegara. Lokasi yang menjadi fokus perbaikan adalah ruas jalan sepanjang sekitar 8 km yang menuju Kampung Bojong, Palendeng, dan Enjay.
Jalan tersebut telah mengalami kerusakan selama bertahun‑tahun dan belum mendapat penanganan dari pemerintah daerah maupun provinsi. Kondisi jalan semakin parah, terutama pada musim penghujan, sehingga kendaraan roda dua kesulitan melintas. Beberapa titik jalan mengalami kerusakan berat yang membuat upaya perbaikan swadaya warga menjadi tidak efektif.
Sebagai bentuk protes dan kekecewaan, warga menanam pohon pinang di tengah badan jalan yang rusak. “Jalan menuju tiga desa ini sampai sekarang belum pernah disentuh pemerintah Kabupaten Lebak. Sebelum Hasbi Jayabaya menjadi bupati, beliau pernah menjanjikan jalan ini akan dibangun sampai tuntas. Nyatanya sampai sekarang tidak ada realisasinya, malah semakin parah,” ujar salah satu warga.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Lebak, Pemerintah Provinsi Banten, dan pemerintah pusat dapat segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut. “Harapan kami sebagai masyarakat Kampung Enjay dan Kampung Nanggung sangat besar. Jalan ini satu‑satunya akses yang setiap hari dilalui warga. Kondisinya sangat memprihatinkan. Kami berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi bisa segera memperbaikinya,” tambah warga lainnya.
Kegiatan gotong‑royong ini melibatkan warga dari Desa Girijagabaya, Sindangwangi, dan Sukanegara, serta dukungan dari tokoh masyarakat setempat. Mereka berharap aksi ini dapat menarik perhatian pihak berwenang agar akses vital tersebut dapat dipulihkan dan aktivitas sehari‑hari warga kembali berjalan lancar dan aman. (Jasman / Red)






