Tangsel Tetap Kondusif, Ojol dan Ormas Berperan Aktif Jaga Keamanan

Rakyatmerdekanews.co.id, Tangsel – Kabar rencana aksi ribuan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Tangerang Selatan (Gemesta) pada Selasa (2/9/2025) ternyata hanya sebatas isu. Surat pemberitahuan aksi bertanggal 30 Agustus 2025 yang sempat beredar luas menyebutkan demonstrasi akan digelar di Kantor DPRD dan Mapolres Tangsel, namun hingga sore hari tak ada satu pun massa yang hadir.

Padahal, dalam surat tersebut Gemesta sempat mencantumkan lima tuntutan utama, termasuk penghentian brutalitas aparat dan desakan reformasi total kepolisian. Namun kenyataannya, tidak terlihat pergerakan mahasiswa sebagaimana diprediksi sebelumnya.

Meski aksi urung terlaksana, suasana di halaman Gedung DPRD Tangsel tetap ramai. Sejak Senin (1/9), ratusan anggota organisasi masyarakat (ormas) sudah lebih dulu berkumpul bersama aparat keamanan untuk memastikan kondisi tetap terkendali.

Di sisi lain, komunitas ojek online (ojol) memberikan warna berbeda. Mereka menggelar deklarasi damai dan menegaskan komitmen menjaga kondusivitas Kota Tangsel sekaligus menolak segala bentuk aksi anarkis.

Pengamanan ketat juga terlihat di sekitar area DPRD Tangsel. Aparat gabungan TNI-Polri disiagakan dengan dukungan kendaraan taktis milik Polres Tangsel. Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, memastikan kondisi lapangan tetap aman terkendali.

“Informasi demonstrasi sudah dimitigasi dan diatasi. Situasi di Tangsel tetap kondusif,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Tangsel, Abdul Rasyid, turut mengapresiasi keterlibatan ormas dan komunitas ojol yang ikut menjaga keamanan. Ia menegaskan sinergi masyarakat dan aparat menjadi kunci penting melawan provokasi.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi isu yang tidak benar, terutama yang beredar di media sosial,” tegasnya.

Sebelumnya, isu soal aksi Gemesta sempat merebak melalui pesan berantai WhatsApp, bahkan disebut akan disertai doa bersama di DPRD dan Polres Tangsel. Namun, realitas di lapangan justru diwarnai kegiatan positif berupa deklarasi damai.

Hingga malam hari, lalu lintas di sekitar Gedung DPRD Tangsel berjalan normal tanpa ada penyekatan maupun gangguan aktivitas warga. Batalnya aksi mahasiswa semakin menegaskan komitmen kuat warga Tangsel dalam menjaga stabilitas dan keamanan bersama. (Ratna)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *