SMAN 8 Tangsel Mulai Normal, Pintu Gerbang Dibuka dan Spanduk Diturunkan

Rakyatmerdekanews.co.id, Tangsel – Ketegangan yang sempat memanas di lingkungan SMAN 8 Tangerang Selatan mulai mereda setelah dilakukan pembukaan gembok pintu gerbang dan penurunan spanduk aksi protes oleh warga. Aksi ini dilakukan oleh anggota Satpol PP bersama personel Polri dan TNI di Jalan Garuda, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Senin (14/7/2025) pukul 09.30 hingga 10.40 WIB.

Langkah pembukaan akses masuk sekolah itu menjadi titik awal mediasi antara pihak sekolah dan warga sekitar yang sempat menutup gerbang sebagai bentuk protes terhadap kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini.

Usai pembukaan gerbang, pertemuan antara warga dan aparat terkait digelar di ruang kepala sekolah SMAN 8. Hadir dalam pertemuan tersebut Kapolsek Ciputat Timur KOMPOL Bambang Askar Sodiq, Danramil 05 Ciputat Mayor Inf. Tarzan, Kasat Intelkam Polres Tangsel AKP Eko Nopendi, Camat Ciputat Timur Rastra Yudhatama, Lurah Cirendeu A. Zulfikar, Kepala Sekolah Suhermin, perwakilan warga Ibu Sakila, Ketua RT 04/01 Embih, serta Refal, warga yang diketahui menggembok pintu gerbang sebelumnya.

Dari hasil pertemuan, disepakati bahwa permasalahan yang terjadi akan dikoordinasikan lebih lanjut dan disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Tangsel serta Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Meski gerbang telah dibuka, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama tetap dilaksanakan secara daring mengingat belum kondusifnya situasi di lapangan.

Selama proses pembukaan dan pertemuan berlangsung, pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup oleh aparat gabungan guna memastikan situasi tetap aman dan tertib. Aparat juga terus melakukan pendekatan kepada warga demi menjaga stabilitas dan menciptakan solusi jangka panjang atas permasalahan yang terjadi. (Ratna)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *