Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Mandau – Memasuki minggu kedua Ramadan 1447 H, organisasi Tuah Aliansi Anak Melayu (Tuah ALAM) kembali menggelar aksi sosial bertajuk “Borong Takjil UMKM”.
Aksi yang dipusatkan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Mandau ini menjadi simbol nyata kepedulian organisasi terhadap penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus berbagi kebahagiaan di hari yang penuh berkah, Jumat (27/02/2026).
Ketua Umum Tuah ALAM, Fredi Noza, yang akrab disapa Kincai, menjelaskan bahwa program ini mengusung konsep “Pemberdayaan Ganda”. Pihaknya memborong habis dagangan para pelaku usaha mikro untuk mendongkrak pendapatan mereka, kemudian menyalurkan kembali takjil tersebut secara gratis kepada masyarakat luas yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Kami ingin menebar kebaikan dan kedermawanan agar puasa kita makin bermakna. Sedekah di hari Jumat pada bulan Ramadan memiliki fadhilah yang luar biasa, layaknya menanam kebaikan yang panennya berlipat ganda,” ujar Fredi Noza di sela-sela kegiatan.
Langkah strategis ini, lanjut Fredi, merupakan bentuk dukungan konkret terhadap visi Bupati Bengkalis, Kasmarni, S.Sos., M.M.P., dalam memajukan ekonomi kerakyatan melalui program unggulan daerah yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Namun, Fredi juga tidak menampik adanya tantangan dalam pelaksanaan kegiatan kali ini. Ia mengungkapkan bahwa aksi ini murni bergerak secara mandiri tanpa dukungan dari pihak Kecamatan Bathin Solapan.
“Meski saat ini kami bergerak mandiri tanpa dukungan pihak kecamatan karena kondisi pimpinan di sana yang sedang dalam situasi sulit (susah), hal itu tidak menyurutkan semangat kebersamaan jajaran Tuah ALAM. Niat baik harus tetap terlaksana secara tepat sasaran,” tegasnya.
Bagi Fredi, integritas organisasi adalah harga mati. Ia menekankan bahwa ketulusan batin harus dibuktikan dengan tingkah laku nyata di lapangan. Ia juga mengingatkan anggotanya untuk menghargai waktu sebagai aset berharga dalam berbuat baik.

Aksi spontan ini mendapat sambutan hangat dan haru dari para pedagang lokal. Salah seorang penjual takjil mengaku sangat terbantu, tidak hanya dari segi materi tetapi juga promosi produknya.
“Terima kasih Tuah ALAM. Kegiatan borong takjil ini sangat membantu kami. Selain keuntungan bertambah untuk modal usaha selanjutnya, jualan kami jadi dikenal lebih banyak orang. Ini benar-benar berkah bagi kami,” ungkap pedagang tersebut dengan mata berkaca-kaca.
Ia pun mendoakan agar seluruh jajaran pengurus Tuah ALAM senantiasa diberikan kesehatan dan rezeki yang melimpah. “Sejahtera terus untuk Tuah Aliansi Anak Melayu, Satu Darah Beradat, Satu Jasad Berlandaskan Tanah!
“SATU DARAH, SATU JASAD!”
Takkan Melayu Hilang di Bumi! Takbir!” serunya.
Menutup keterangannya, Fredi Noza mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersyukur atas nikmat umur dan iman yang diberikan. “Mari ringankan beban sesama dengan sedekah sembari merenung untuk memperbaiki diri. Jadikan momentum ini untuk berbagi kebahagiaan,” pungkasnya. (FN)






