Karangasem-RMNews: Kepedulian terhadap air bersih dan sanitasi kembali digaungkan di Desa Duda Timur, Karangasem, Bali. Shalahuddin Ali Basyah, salah satu delegasi pemuda pada 10th World Water Forum 2024, menginisiasi sosialisasi bertajuk “Satu Langkah Sehat: Sosialisasi Wash untuk Optimalisasi Pamsimas” pada Minggu (10/8) di Kantor Kepala Desa Duda Timur, Jalan Raya Putung, Selat.
Acara ini menghadirkan Perbekel Desa Duda Timur I Gede Pawana beserta perangkat desa, pengelola Pamsimas, puluhan warga, hingga peserta KKN Tematik Infrastruktur PUPR XXXI Universitas Udayana. Suasana berlangsung hangat dengan dialog interaktif antara narasumber dan warga.
Dalam penyampaiannya, Ali—sapaan akrab Shalahuddin—menekankan bahwa kesehatan masyarakat dimulai dari hal sederhana, yakni kebersihan air dan lingkungan.
“Sanitasi yang baik bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga kesadaran bersama. Pamsimas sudah ada, sekarang tugas kita adalah menggunakannya secara optimal,” ujarnya.

Ali juga mengingatkan bahwa masih banyak desa yang belum terjangkau air bersih, sehingga warga Duda Timur perlu bersyukur dan menjaga fasilitas yang ada. Materi yang ia sampaikan meliputi cara menjaga kualitas air, mencuci tangan yang benar, pencegahan penyakit berbasis lingkungan, serta manfaat Pamsimas bagi kehidupan sehari-hari.
Perbekel I Gede Pawana pun mengapresiasi langkah ini dan berharap kegiatan tersebut terus dilakukan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan agar masyarakat semakin paham dan mau berkontribusi menjaga fasilitas demi pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.
Lewat kegiatan ini, diharapkan warga bukan hanya paham pentingnya air bersih dan sanitasi, tapi juga merasa memiliki fasilitas Pamsimas yang telah dibangun, sehingga manfaatnya terus mengalir bagi generasi mendatang. (Chan/ips)






