Sebagai Bekal Kembali Ke Masyarakat, Rutan Kelas II B Purworejo Perkuat Program Kesetaraan Pendidikan Kepada WBP

Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo – Dalam rangka mendukung salah satu dari 15 program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Rutan Kelas II B Purworejo gencar melakukan pembinaan terhadap para Warga Binaan Pemasyarakatan(WBP).

Salah satu yang menjadi sasaran utamanya adalah program kesetaraan pendidikan. Hal itu disampaikan oleh Ka Rutan Klas II B Purworejo David Saptoaji Putra kepada awak media diruang kerjanya, Senin(12/1/2026).

Dia menyampaikan bahwa program kesetaraan pendidikan merupakan program pembinaan guna memberikan akses pendidikan bagi warga binaan.

“Pemberian pendidikan ini juga menjadi salah satu dari 15 program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, yang menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak dasar warga binaan, termasuk hak memperoleh pendidikan yang layak,” ujarnya.

Melalui kegiatan pendidikan kesetaraan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak. Sesuai data yang kami peroleh bahwa masih banyak warga binaan di Rutan Klas II B Purworejo tidak tamat SD,” katanya.

Upaya ini kata David, diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri mereka, membangun karakter positif, serta mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif, berdaya saing, dan bertanggung jawab.

Dia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program pendidikan sebagai salah satu bentuk pemenuhan hak dasar warga binaan, khususnya di bidang pendidikan.

“Kami akan terus memperkuat pelaksanaan program pendidikan kesetaraan untuk para WBP di rutan. Pendidikan merupakan hak setiap warga negara, termasuk warga binaan.

Kami berharap melalui pendidikan, warga binaan memiliki bekal untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujarnya.

Upaya pembinaan melalui jalur pendidikan terus diperkuat rutan Kelas II B Purworejo, pembelajaran pendidikan kesetaraan mata pelajaran Bahasa Inggris dan matematika bagi WBP digelar di aula Rutan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin itu berlangsung tertib dan interaktif. Warga Binaan pun mengikuti pembelajaran dengan antusias, mengurai persamaan demi persamaan, melatih logika, dan membiasakan pola pikir sistematis sebagai bekal akademik maupun kehidupan sehari-hari.

Pendidikan merupakan fondasi penting dalam proses pembinaan. “Pendidikan kesetaraan ini kami dorong agar Warga Binaan tetap memiliki harapan dan masa depan. Ilmu pengetahuan adalah bekal utama untuk kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri dan produktif,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaanya pembelajaran dipandu oleh para karyawan magang yang disuplay dari Disnaker. Salah satu mata pelajaran yang banyak peminatnya adalah pelajaran Bahasa Inggris yang dipandu oleh Arjuna.

Kehadiran para tutor menciptakan suasana belajar yang lebih cair, akrab, dan saling menguatkan.

“Meski awalnya merasa kurang pede saat menghadapi para WBP, namun lambat laun tercipta rasa nyaman juga,” kata Arjuna.

Melalui program kesetaraan pendidikan rutan Purworejo tidak hanya membuka ruang belajar, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat perubahan,” pungkasnya.(Kun)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *