Rakyatmerdekanews.co.id, Tangerang Selatan, — Presiden ke-6 RI DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri pembukaan Stand Gallery STASA di Jl. H. Saran, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (9/6/2025).
Acara bertema “Butiran Emas di STASA” ini menjadi momentum penting dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM lokal. Dalam sambutannya, SBY menyampaikan apresiasi atas hadirnya Stand Gallery STASA yang dinilainya memiliki peran strategis dalam menumbuhkan sektor UMKM di wilayah Tangerang Selatan.
Pembukaan galeri tersebut juga dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional dan daerah, antara lain Politikus Senior Partai Demokrat Syarief Hasan beserta istri, artis Inggrid Kansil, Sekretaris DPP Partai Demokrat H. Teuku Riefky Harsya, Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat Andi Mallarangeng, Wakil Wali Kota Tangsel H. Pilar Saga Ichsan, Kapolres Tangsel AKBP Viktor Inkiriwang, Kepala BPN Tangsel Shinta Purwitasari, Ketua Partai Demokrat Lebak Hj. Iti Jayabaya, dan Ketua Partai Demokrat Tangsel Julham Firdaus.
Stand Gallery STASA merupakan galeri seni yang menampilkan karya-karya lukisan MasDibyo, seorang pelukis senior asal Jawa Timur yang telah berkarya selama puluhan tahun. Galeri ini berlokasi di bangunan baru milik pengusaha Yudi dan Yanti, yang juga telah membuka lapangan kerja bagi 30 karyawan.
Dengan pengamanan ketat dari Paspampres, warga sekitar menyambut antusias kehadiran SBY dan AHY. Sejak pagi hari, banyak masyarakat telah berkumpul untuk menyaksikan dan bersalaman langsung dengan tokoh nasional tersebut. “Seneng banget bisa salaman sama Pak SBY dan AHY,” ujar seorang ibu dengan penuh semangat.
Wakil Wali Kota Tangsel, H. Pilar Saga Ichsan, berharap kehadiran Stand Gallery STASA dapat menjadi inspirasi dan motor penggerak bagi pelaku UMKM lainnya. “Dengan Stand Gallery STASA, kita tingkatkan nilai UMKM Tangsel melalui karya dan kreativitas,” tegas Pilar dalam sambutannya.
Peresmian ini menjadi sinyal kuat bahwa sinergi antara seni, ekonomi kreatif, dan dukungan pemerintah mampu menciptakan peluang baru bagi pelaku usaha dan seniman lokal. (Ratna)






