Rakyatmerdekanews.co.id, PWI Tangsel – Warnai Bulan Ramadan, Persatuan Wartawan Indonesia Kota Tangerang Selatan atau PWI Kota Tangsel menggelar santunan anak yatim yang berlangsung di Gedung Layanan Informasi di Serpong, Jumat 13 Maret 2026.
Dalam suasana yang syahdu, puluhan anak yatim tersebut mendengarkan tausiyah serta ceramah.
Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan berbagi paket sembako dan uang tunai ke 20 anak yatim yang hadir.
Ketua PWI Kota Tangerang Selatan, Eko Nursanto, mengatakan kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim merupakan agenda rutin PWI Tangsel setiap bulan Ramadan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara PWI, pemerintah daerah, para mitra, serta masyarakat. Di bulan yang penuh berkah ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim,” ujarnya.
Eko juga menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini menjadi yang keenam kalinya digelar selama dirinya menjabat sebagai Ketua PWI Tangsel. Ia berharap kebersamaan dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus dijaga di masa mendatang.
Selain itu, ia juga mengingatkan kepada seluruh wartawan yang tergabung dalam PWI Tangsel agar senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Kita boleh kritis, tetapi tetap harus berdasarkan fakta dan data. Wartawan harus menjaga etika serta profesionalisme, karena masyarakat membutuhkan informasi yang benar dan dapat dipercaya,” ungkapnya.
Wakil Ketua PWI Kota Tangsel, Idral Mahdi sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan santunan ini.
Menurutnya, kegiatan ini digelar setiap tahun sebagai sarana untuk saling berbagi dari teman-teman wartawan kepada anak yatim dan warga sekitar Gedung Layanan Informasi.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur kita bisa melaksanakan kegiatan ini rutin setiap tahun, ini merupakan sebuah niat yang dalam dari teman-teman untuk berbagi,” ujarnya.
Idral menyampaikan pesan bahwa teman-teman wartawan harus bisa lebih selektif dalam membuat sebuah berita, terlebih saat ini sudah berkembang pesatnya AI.
“Saya berpesan untuk teman-teman bahwa lebih selektif lagi dalam membuat sebuah berita, patuhi pedoman kode etik jurnalistik, sekarang era AI banyak berita yang tidak benar di internet,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Tangsel Tb Asep Nurdin mengungkapkan kegiatan PWI Kota Tangsel ini sangat membantu pemerintah untuk menyebarkan informasi terkait program pembangunan kota kepada masyarakat.
“Program ini sangat membantu kami pemerintah untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang seluruh program pembangunan yang sudah dan akan dilakukan oleh Pemkot Tangsel untuk kepentingan masyarakat,” paparnya.
Tb Asep menerangkan, kolaborasi wartawan dan pemerintah khususnya Diskominfo Kota Tangsel harus terus terjalin, dan terjaga.
Maka dari itu, dirinya berharap kepada para wartawan jangan takut membuat produk jurnalistik berupa berita berdasarkan data dan fakta.
“Pesan saya, jangan takut untuk memberitakan, asal berita tersebut adalah fakta,” tutupnya. (Ratna)






