PLN Percepat Pemulihan Layanan Listrik untuk Dunia Usaha di Bali Timur

Karangasem-RMNews: PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Timur mempercepat pemulihan layanan listrik bagi sektor dunia usaha di wilayah Bali Timur.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyambungan kembali pasokan listrik ke PT Bali Agung Waters, perusahaan air minum dalam kemasan yang berlokasi di Desa Menanga, Kabupaten Karangasem.

Pemulihan pasokan listrik dilakukan setelah perusahaan tersebut terdampak kebakaran pada awal 2025, yang sempat menghentikan aktivitas produksi. Dengan dinormalkannya suplai listrik berkapasitas 690 kVA, PT Bali Agung Waters kini dapat kembali beroperasi secara optimal.

Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, menegaskan bahwa percepatan pemulihan layanan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung keberlangsungan dunia usaha serta menjaga stabilitas ekonomi daerah. Menurutnya, keandalan pasokan listrik menjadi faktor krusial dalam proses pemulihan industri pascabencana.

“PLN berupaya memastikan dunia usaha dapat kembali berjalan secepat mungkin. Pemulihan layanan listrik ini tidak hanya mendukung operasional perusahaan, tetapi juga berdampak langsung pada pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Imadya, Rabu (15/1).

PT Bali Agung Waters dikenal sebagai salah satu pelaku industri strategis di Karangasem, baik dalam penyerapan tenaga kerja lokal maupun pemenuhan kebutuhan air minum berkualitas bagi masyarakat. Kembalinya operasional perusahaan pascakebakaran pada 13 Maret 2025 dinilai menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sektor industri di wilayah Bali Timur.

Manager Engineering PT Bali Agung Waters, Putu Putra Widia Semara, mengapresiasi respons cepat dan sinergi yang ditunjukkan PLN selama proses pemulihan. Ia menyebut kembalinya pasokan listrik memberikan kepastian bagi perusahaan untuk kembali menjalankan produksi secara berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan PLN. Pemulihan listrik ini menjadi faktor utama yang memungkinkan kami kembali beroperasi dan memastikan para karyawan dapat kembali bekerja,” katanya.

Selain pemulihan layanan, PLN juga mensosialisasikan program Gebyar Awal Tahun 2026 berupa diskon tambah daya sebesar 50 persen bagi pelanggan 1 fasa seluruh golongan tarif yang berlaku hingga 20 Januari 2026.

Melalui percepatan pemulihan layanan listrik bagi dunia usaha, PLN berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi regional, membuka kembali lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di Bali Timur. (Can/skr)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *