Pewarta Purworejo Gelar Bakti Jurnalistik dan Luncurkan Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia

Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo – Pewarta Purworejo menggelar Bakti Jurnalistik Pendidikan di SMP Negeri 10 Purworejo, Rabu (10/12/2025).Kegiatan tersebut dalam rangka rangkaian peringatan Hari Jadi Pewarta ke-10. Pada momentum Satu Dasawarsa ini Pewarta meluncurkan Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia.

Pada kesempatan itu Kepala Sekolah SMP Negeri 10 Purworejo, Kasinah Spd, MM mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang se tinggi- tingginya karena sekolahnya dipilih menjadi lokasi kegiatan tersebut. Ia meyakini kegiatan ini sangat bermanfaat baik bagi sekolah maupun peserta didik.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk dunia pendidikan. Peran pewarta sangat diharapkan untuk membantu meningkatkan kapasitas peserta didik terutama dalam bermedia sosial,” ucap Kasinah.

Ketua Pewarta Purworejo F.Daniel Raja Here pada kesempatan itu menyampaikan, Pewarta merupakan salah satu organisasi wartawan di Purworejo. Di dalamnya ada banyak wartawan dari berbagai media di lokal dan nasional.

Ia mengutarakan, teknologi informasi berkembang cukup pesat. Selain memberi kemudahan, kehadirannya juga membawa dampak negatif.

“Banyak persoalan yang muncul dari media sosial. Ada salah pemanfaatan, diantaranya dikalangan anak-anak muda dan pelajar. Hal ini menjadi keprihatian kita bersama, untuk itu kita butuh sebuah gerakan kolektif sebagai edukasi agar anak-anak bisa bermedsos secara positif,” sebut Daniel

Setelah diluncurkan di SMP Negeri 10, Daniel berharap gerakan ini bisa dilaksanakan di seluruh sekolah. Hal ini dinilai selaras dengan visi Indonesia hebat yang canangkan pemerintah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo, Yudhie Agung Prihatno pada kesempatan yang sama mengapresiasi gagasan Pewarta dalam meluncurkan gerakan ini. Pada kegiatan ini para siswa mendapat bekal positif untuk bermedsos secara baik.

“Pewarta ingin adik-adik semua bisa bermedia sosial secara sehat dan baik. Disini kalian akan dapat bekal. Medsos banyak manfaat tapi pada sisi yang lain ada risiko yang mengintai. Anak-anak harus memahami dan bisa manfaatkan medsos untuk hal-hal yang positif dan lebih produktif,” katanya.

Pesan Yudhie para siswa menyadari bahwa apa yang tampil di media sosial tidak bisa hilang. Untuk itu anak-anak harus memanfaatkan medsos secara cerdas dan bijak.

“Ingat, jejak kita medsos itu tidak bisa hilang, termasuk judol. Ketika itu dianggap berbahaya dan melanggar hukum maka Polisi bisa melacak karena setiap HP punya IMe sangat mudah dilacak,” imbuhnya.

Peluncuran Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia dilaksanakan Bupati Purworejo, Yuli Hastuti diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Setelah diluncurkan, kegiatan diisi dengan diskusi panel yang melibatkan Kasi Humas Polres Purworejo, AKP Ida Widiastuti, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan serta Pegiat Media Sosial Gatot Priambodo. (Kun)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *