Mudik Tanpa Drama di Purworejo! Operasi Ketupat Candi 2026 Sukses Besar, Ini Fakta Menariknya

Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo – Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Purworejo berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Operasi yang digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 ini dinilai sukses berkat sinergi antara aparat kepolisian dan dukungan penuh masyarakat.

Hal itu disampaikan Kasatlantas Polres Purworejo AKP Arta Dwi Kusuma melalui Kepala Posko Operasi Ketupat Candi 2026 yang juga Kaur Mintu, Ipda Teguh Priyono, bahwa selama pelaksanaan operasi tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Alhamdulillah, operasi berjalan dengan aman dan lancar. Tidak ada kejadian yang menonjol. Ini juga berkat dukungan masyarakat Purworejo, sehingga kami bisa memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polres Purworejo menyiagakan sejumlah titik pengamanan, yaitu lima Pos Pengamanan (Pos Pam), satu Pos Terpadu, serta dua Pos Pelayanan. Pos Terpadu ditempatkan di Kutoarjo, sementara pos pelayanan didirikan di stasiun dan terminal guna melayani pemudik pengguna transportasi umum.

Pengamanan juga difokuskan pada titik rawan kepadatan lalu lintas seperti Jalan Daendels dan Simpang Empat BRI Kutoarjo. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, arus lalu lintas tetap terpantau lancar tanpa kemacetan panjang.

Dari sisi keselamatan, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2026 tercatat 15 kejadian, turun dari 21 kejadian pada 2025. Mayoritas kecelakaan bersifat ringan dan tidak menimbulkan fatalitas tinggi.

Namun demikian, terdapat satu insiden di kawasan wisata, yakni kecelakaan laut di pantai yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia, warga asal Semarang.

Selama libur Lebaran, kepadatan juga terpantau di sejumlah titik seperti kawasan Ketawang dan Kutoarjo, serta destinasi wisata favorit seperti Pantai Jetis dan Pantai Dewaruci (Jatimalang) yang ramai dikunjungi wisatawan.

Pada puncak Hari Raya Idulfitri, aparat turut melakukan pengamanan di berbagai tempat ibadah, baik masjid maupun lapangan terbuka. Pelaksanaan salat Id yang digelar dua kali di beberapa lokasi berlangsung tertib dan aman.

“Semua masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman. Tidak ada gangguan keamanan maupun ketertiban,” tambahnya.

Secara umum, volume arus mudik tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga potensi kemacetan dapat diminimalisir.

Mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Polres Purworejo juga menghadirkan berbagai inovasi layanan berbasis pendekatan hospitality.

Fasilitas yang disediakan di pos pengamanan antara lain Projo Bengkel Mobil, Garasi Projo, Projo Rescue, hingga Projo Kopi Mie, serta fasilitas umum seperti toilet portabel dan area bermain anak.

Selain itu, masyarakat juga dimudahkan dengan kehadiran aplikasi Chatbot Sipolan (Polisi Online). Melalui pemindaian barcode yang tersedia di jalur mudik, pemudik dapat mengakses berbagai informasi penting seperti lokasi rest area, bengkel, hingga pos pengamanan terdekat.

Dengan berbagai upaya tersebut, Operasi Ketupat Candi 2026 di Purworejo berhasil menciptakan suasana mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat.(Kun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *