Lebih dari Sekadar Tugas, Lapas Bengkalis Buktikan Kepedulian Sosial di Rumah Dinas Kalapas

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Rumah Dinas Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis pada Kamis malam (26/02).

Di bawah langit Ramadan 1447 Hijriah, Kalapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengumpulkan keluarga besar Lapas dan belasan anak yatim piatu untuk merajut silaturahmi dalam acara buka puasa bersama.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Bagi jajaran Lapas Kelas IIA Bengkalis, momen ini merupakan manifestasi rasa syukur sekaligus bentuk pengabdian sosial kepada masyarakat di luar tembok jeruji.

Sebanyak 10 anak yatim piatu hadir sebagai tamu istimewa, menerima santunan langsung yang diserahkan sebagai simbol berbagi kebahagiaan di bulan yang mulia.

Menjelang waktu berbuka, suasana semakin syahdu saat Ustadz H. Zakaria menyampaikan tausiah agama. Dalam pesannya, beliau mengingatkan bahwa memuliakan anak yatim adalah kunci pembuka pintu rezeki dan keselamatan, terutama bagi para aparatur sipil negara dalam menjalankan amanah tugas sehari-hari.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan oleh Kalapas yang didampingi jajaran staf. Senyum tulus dari wajah anak-anak yatim tersebut menjadi pemandangan paling menyentuh di sela-sela acara.

Kalapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua dimensi utama: memperkuat solidaritas internal pegawai dan mengasah empati sosial.

“Kami ingin memastikan bahwa di tengah kesibukan menjalankan tugas negara, sisi kemanusiaan tetap menjadi prioritas.

Kehadiran adik-adik yatim piatu adalah pengingat bahwa dalam setiap rezeki yang kita terima, ada hak mereka di dalamnya. Semoga doa-doa tulus mereka membawa keberkahan bagi institusi kita,” ungkap Priyo dengan penuh harap.

Acara ditutup dengan salat Maghrib berjamaah dan makan malam bersama yang berlangsung penuh keakraban. Melalui inisiatif ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis kembali menunjukkan bahwa semangat pengabdian mereka melampaui batas operasional kedinasan, menyentuh aspek sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. (FN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *