Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Gema takbir yang bersahut-sahutan di balik tembok tebal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis berubah menjadi suasana haru biru. Tepat pada hari pertama Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/03/2026), pihak Lapas resmi membuka layanan kunjungan tatap muka khusus, memberikan ruang bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk menjemput kemenangan bersama keluarga tercinta.
Sejak pagi hari, usai pelaksanaan salat Id berjamaah, gerbang Lapas mulai dipadati keluarga pengunjung yang datang dari berbagai pelosok Kabupaten Bengkalis. Demi mengantisipasi lonjakan pengunjung yang drastis, Lapas Bengkalis menyulap lapangan serbaguna menjadi titik temu utama. Kebijakan ini diambil agar proses silaturahmi tetap berjalan tertib dan nyaman tanpa mengesampingkan faktor keamanan.
Pemandangan menyentuh terlihat di setiap sudut lapangan. Isak tangis pecah saat para warga binaan akhirnya bisa memeluk orang tua, istri, dan anak-anak mereka. Di atas tikar yang digelar, hidangan khas lebaran seperti ketupat dan rendang disantap bersama, seolah menghapus sekat jeruji besi yang memisahkan mereka selama ini.
“Kami ingin memastikan hak warga binaan untuk merasakan momen sakral ini terpenuhi. Lapangan serbaguna kami siapkan agar alur masuk-keluar terorganisir dan tidak terjadi penumpukan,” ungkap Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, saat meninjau langsung jalannya layanan.
Meski mengedepankan sisi humanis, Priyo menegaskan bahwa standar operasional prosedur (SOP) keamanan tidak kendor sedikit pun. Setiap barang bawaan dan pengunjung wajib melewati pemeriksaan ketat di pintu utama. Petugas piket disiagakan penuh di berbagai pos pelayanan untuk menjamin kondusivitas.
“Hari raya Idulfitri adalah momentum untuk saling memaafkan. Kami berupaya memberikan layanan terbaik agar pertemuan ini berlangsung khidmat. Namun, kewaspadaan keamanan tetap menjadi prioritas utama kami demi menjaga ketertiban di dalam Lapas,” tegas Priyo.
Hingga layanan ditutup pada pukul 16.00 WIB, situasi dilaporkan aman dan terkendali. Layanan kunjungan khusus Idulfitri ini dijadwalkan akan terus berlangsung selama tiga hari ke depan. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan yang luas bagi seluruh keluarga warga binaan yang belum sempat hadir di hari pertama.
Langkah Lapas Bengkalis ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan yang berbasis kemanusiaan, sekaligus memberikan energi positif bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.(FN)






