Rakyatmerdekanews.co.id, Denpasar – Latihan Praktek (Lattek) Wira Jala Yudha Angkatan XXVI Tahun 2026 yang diikuti ribuan siswa Komando Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) berlangsung di wilayah Bali dengan pendekatan terpadu antara pelatihan militer, kepedulian lingkungan, dan penguatan nilai kebangsaan.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Bali, Cokorda Gede Parta Pemayun, beserta seluruh jajaran prajurit Lanal Bali. Apel pembukaan menjadi penanda dimulainya rangkaian latihan yang bertujuan membentuk profesionalisme serta karakter calon prajurit TNI Angkatan Laut.

Selain materi latihan, para siswa juga dilibatkan dalam aksi bersih pantai bersama prajurit TNI Angkatan Laut sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan wilayah pesisir.
Kegiatan ini sekaligus menanamkan disiplin dan tanggung jawab terhadap lingkungan maritim.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penanaman mangrove di kawasan pesisir sebagai upaya menjaga ekosistem pantai dan mencegah abrasi. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembelajaran lapangan bagi siswa untuk memahami pentingnya kelestarian lingkungan dalam mendukung kekuatan maritim nasional.
“Latihan ini tidak hanya membentuk kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan kepedulian lingkungan, semangat kebangsaan, dan pemahaman sosial budaya,” ujar Danlanal Bali.

Dalam rangka memperluas wawasan kebangsaan, para siswa juga mengikuti kunjungan edukatif ke sejumlah lokasi penting, seperti Puja Mandala dan Monumen Bajra Sandhi. Kunjungan tersebut memberikan pemahaman mengenai toleransi antarumat beragama serta sejarah perjuangan bangsa.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan antusiasme tinggi dari peserta. Dukungan Lanal Bali dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan latihan ini.
Melalui Lattek Wira Jala Yudha, para siswa diharapkan mampu menjadi prajurit TNI AL yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki wawasan luas, karakter kuat, serta kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan bangsa. (can)






