Kunjungan Datuk Ninik Mamak 9 Suku ke Aliansi Anak Melayu: Humas PT PDC-Duri Ditegur karena Tidak Beradat

Rakyatmerdekanews.co.id, Kabupaten Bengkalis – 19 September 2025,- Dalam rangka mempererat hubungan keluarga dan memberikan nasihat kepada generasi muda, Datuk Syaparuddin Sape, Koordinator Ninik Mamak 9 Suku, melakukan kunjungan ke cucu yang merupakan bagian dari Aliansi Anak Melayu. Kunjungan ini berlangsung di Kantor Sekretariat Tuah Aliansi Anak Melayu, Jalan Sukajadi 1, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Kunjungan ini disambut dengan gembira dan bangga oleh Danuartha, Ketua DPH Aliansi Anak Melayu. Dalam sambutannya, Danuartha mengatakan bahwa kedatangan Datuk sangat berarti baginya karena dapat menyampaikan keluh kesah dan aspirasinya kepada Datuk Ninik Mamak 9 Suku.

“Alhamdulillah, kami dipermudah Allah SWT dalam segala urusan mendirikan Tuah Aliansi Anak Melayu dengan SK KEMENKUMHAM NO AHU-0005309.AH.01.07.TAHUN 2024. Kami juga telah melakukan silaturahmi ke Para Datuk LAMR Provinsi Riau, Datuk LAMR Kabupaten Bengkalis, Majelis Sakai Riau, dan Kepala Disnaker Kabupaten Bengkalis,” ujar Danuartha.

Danuartha juga menjelaskan bahwa Aliansi Anak Melayu telah melakukan berbagai kegiatan sosial, seperti berbagi rezeki, Jumat berkah, dan mendukung program-program unggulan Kabupaten Bengkalis. Selain itu, mereka juga berjuang untuk hak-hak kerja bagi pemuda dan pemudi Melayu di perusahaan-perusahaan yang ada di Kecamatan Bathin Solapan dan Mandau.

Dalam kesempatan itu, Danuartha menyampaikan bahwa sebanyak 100 perusahaan telah dilayangkan surat audensi silaturahmi, namun satu perusahaan, yaitu Humas PT PDC-Duri, tidak merespons, menolak surat audensi silaturahmi dan bahkan menantang, tidak menjaga Kearifan lokal Melayu yang ada di kecamatan Bathin Solapan.

Pesan Bijak untuk Generasi Muda, Datuk Syaparuddin Sape menyampaikan pesan agar anak cucu Aliansi Anak Melayu sukses dalam menjaga adab dan martabat Melayu. Beliau juga menekankan pentingnya mendukung kegiatan positif yang dapat mengharumkan nama Melayu di masyarakat.

“Mendoakan agar anak cucu Aliansi Anak Melayu sukses dalam menjaga adab dan marwah martabat Melayu, sebagai generasi muda penerus Melayu dan mendukung penuh semua giat positif untuk masyarakat,” ujarnya.

Terkait dengan Humas PT PDC-Duri, Datuk Syafaruddin Sape menyatakan bahwa perusahaan yang tidak mau menerima surat audensi silaturahmi adalah keterlaluan. Beliau menekankan bahwa tamu adalah raja, namun jika raja tidak beradat dan beradab, maka perlu diusir dari bumi Melayu.”Kita ini negeri Melayu negeri beradat, Tamu itu adalah raja, tapi bila raja itu Arif kita sembah, Raja zolim kita sanggah!, Walaupun dia anak dari Pertamina, kalau Humas Perusahaan tidak membuka pintu komunikasi, wajib hukum kita menyerang dan mengusir dia dari bumi Melayu, karena menurut kita Humas PT PDC-Duri itu tidak beradat dan beradab.

 

Jika persoalan nya berbuat salah, hal hal sedemikian harus di hengkang kan dari badan usaha di negeri Melayu ini. Kami dari Ninik Mamak 9 Suku juga akan ikut menyerang perusahaan perusahaan yang tidak mau membuka diri berkomunikasi dengan anak anak Melayu terutama dengan organisasi Aliansi Anak Melayu yang resmi berdiri di negeri Melayu ini.”ungkapnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan doa bersama untuk kebaikan dan kemajuan generasi muda Melayu. Semoga kunjungan ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan menjadi contoh bagi kegiatan serupa di masa depan. Hadir dalam kunjungan tersebut adalah perwakilan Pendiri Aliansi Anak Melayu dan Datuk Ninik Mamak 9 Suku, yaitu:

1. Suardi Pucuk Suku Melayu

2. Abu Hasan Pucuk Suku Meniling

3. H. Herman Pucuk Suku Mais

4. Masrianto Pucuk Suku Kandang Kopuh

5. Rudi Hartono Pucuk Suku Pungkut

6. Edi Asmar Pucuk Suku Ampu

7. Aldi Pucuk Suku Nan Seratus

8. Sohar Pucuk Suku Kuti

9. Harisman Pucuk Suku Bangsaean

Kunjungan Datuk Ninik Mamak 9 Suku diharapkan dapat mempererat hubungan keluarga dan masyarakat, serta memberikan motivasi bagi generasi muda untuk terus maju dan berkontribusi pada masyarakat. Dengan pesan-pesan bijak yang disampaikan, diharapkan generasi muda dapat menjadi penerus yang baik bagi tradisi dan budaya Melayu.(FN)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *