Kisah Kakek Penjahit di Duri, Tak Sangka Dapat Rezeki Melimpah di Hari Jumat dari Tuah ALAM Dan Bupati Kasmarni

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Ketua Umum Aliansi Anak Melayu, Fredi Noza, bersama Puan Malahayatty melanjutkan aksi sosial berbagi di hari Jumat. Kali ini, mereka menyambangi Bapak Saiful (70), seorang penjahit sepatu dan sandal di Jalan Kayangan, tepatnya di depan Mesjid Ar-raudhah, Kecamatan Mandau. Mereka mengajak Saiful berbelanja kebutuhan pokok dan membayarkan semua belanjaannya.

Aksi ini merupakan bagian dari program rutin Jumat Berkah yang diinisiasi oleh Aliansi Anak Melayu mewujudkan program unggulan Bupati Bengkalis, Kasmarni S.Sos.,M.MP. Fredi Noza menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momen berbagi kebahagiaan dan rezeki kepada sesama yang membutuhkan.

“Momen berkah sedekah ini adalah amalan rutin kami di setiap Jumat. Ini juga sebagai perwujudan program andalan Bunda Agung Kasmarni untuk saling berbagi kepada sesama,” ujar Ketua Fredi.

Saat dihampiri di depan Masjid Ar-Raudhah, Saiful, yang sehari-hari bekerja menjahit sandal dan sepatu, terkejut dan terharu. Ia sempat berkata tidak memiliki uang untuk berbelanja, namun Fredi langsung menenangkannya. “Kami yang akan membayar semuanya,” jawab Fredi.

Sembari berbelanja di supermarket, Saiful tak kuasa menahan air mata haru. Ia mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kasmarni dan Aliansi Anak Melayu. “Alhamdulillah, terima kasih banyak. Semoga Ibu Kasmarni dan Tuah Aliansi Anak Melayu dimurahkan rezeki dan diberi kesehatan oleh Allah SWT, amin,” ucap Saiful, yang telah menjalani profesi penjahit selama empat tahun ini.

Saiful diketahui tinggal di rumah kontrakan kecil di Jalan Kayangan, Kecamatan Mandau, dan memiliki enam orang anak. Kehidupan sederhana ini menjadikannya salah satu penerima manfaat dari program Jumat Berkah ini.

Ketua TUAH ALAM, Fredi berharap, kegiatan ini dapat menjadi jalan menuju kebahagiaan bagi mereka yang memberi maupun yang menerima. “Semoga yang menerima dan yang memberi, mendapat syafaat dari Allah SWT, dilipatgandakan pahalanya dan mengangkat derajat kita di hadapan-Nya,” pungkasnya.

Ketua Fredi juga menyampaikan pesan melalui sebuah pantun:

“Jumat datang, hari yang mulia,

Mari bersedekah, jangan tunda-tunda.

Harta di dunia, bukan milik kita,

Titipan Ilahi, wajib berbagi sesama.”

Ia mengajak semua pihak untuk menjadikan kebajikan sebagai bekal menuju akhirat yang abadi.(FN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *