
RMNews, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah, Dr. KH Marsudi Syuhud, menegaskan peran strategis pesantren dalam menyiapkan generasi unggul yang berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab terhadap umat serta bangsa.
Penegasan tersebut disampaikan KH Marsudi Syuhud saat membersamai pelaksanaan Khotmil Quran Bil Ghoib santri Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Tahun Ajaran 2025–2026, yang sekaligus acara ultah KH. Marsudi Syuhud yang ke-62 tahun, Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Haflah Akhirussanah Majlis Dzikir dan Ta’lim Pesantren Ekonomi Darul Uchwah.
“Pesantren memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kedalaman ilmu, serta kepedulian terhadap umat dan bangsa,” ujar KH Marsudi Syuhud dalam sambutannya.
Kegiatan Khotmil Quran Bil Ghoib tersebut dihadiri Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof. Dr. KH M. Asroru Ni’am Sholeh, M.A., serta Dr. HM Mujib Qulyubi, M.H. Kehadiran para ulama dan akademisi tersebut, menurut KH Marsudi, menjadi keberkahan dan motivasi tersendiri bagi para santri.
“Kita bersyukur dapat berkumpul bersama para kiai dan akademisi dari MUI. Ini menjadi keberkahan bagi para santri karena ilmu, doa, dan keteladanan para ulama merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi Qur’ani,” tuturnya.
Khotmil Quran Bil Ghoib diikuti oleh santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dengan capaian beragam, mulai dari 4 juz, 10 juz, 11 juz, hingga Juz 30. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan tahfiz Al-Qur’an yang secara konsisten dijalankan di lingkungan Pesantren Ekonomi Darul Uchwah.
Prosesi Khotmil Quran berlangsung khidmat dan sarat nilai spiritual. Momentum ini tidak hanya menjadi wujud syukur atas capaian hafalan santri, tetapi juga peneguhan komitmen pesantren dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Usai pelaksanaan Khotmil Quran, acara dilanjutkan dengan penyerahan syahadah kepada para santri peserta. Syahadah diserahkan langsung oleh Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah, Umi Hajah Mufidah Abdurrahim Al-Hafidho, sebagai bentuk pengakuan resmi atas capaian hafalan Al-Qur’an para santri.
Melalui kegiatan ini, Pesantren Ekonomi Darul Uchwah menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga berakhlak mulia dan siap berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa. (Red)

