Hadapi Aturan Baru, Dindikbud Tangsel Gencar Sosialisasi SPMB Tahun 2025 di Hari Ke-2

Rakyatmerdekanews.co.id, Tangsel – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan menggelar Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan pendidikan terkait perubahan regulasi dan teknis pelaksanaan SPMB mendatang.

Sosialisasi SPMB ini dihadiri puluhan Kepala Sekolah Se-Kecamatan Ciputat Jenjang SD Negeri dan Swasta di Aula Kecamatan Ciputat Jl. Cendrawasih Raya No. 110 Sawah Lama Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Senin (19/05/2025).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Deden Deni mengatakan, Alhamdulillah hari ini sosialisasi SPMB tahun 2025 hari ini hari yang ke-2 sebelumnya di Kecamatan Pamulang.

“Ini kita kumpulkan Kepala Sekolah Jenjang SD Negeri dan Swasta Se-Kecamatan Ciputat, kewilayahan, dan kelurahan menyampaikan informasi kaitan dengan persiapan SPMB tahun 2025/2026 secara utuh ya, apa itu SPMB, perbedaan dengan PPDB itu apa, kemudian pelaksanaanya supaya masyarakat bisa mempersiapkan lebih awal. Lalu apa saja persyaratan yang harus dipenuhi ketika mengikuti SPMB, ini yang kita sampaikan ke peserta sosialisasi hari ini. “Ujar Deden.

Ia pun menambahkan, untuk peserta sosialisasi hari ini yang mana mereka mempunyai kewajiban menyampaikan secara utuh informasi yang diterima hari ini kepada warga masyarakat khususnya yang memiliki anak yang mau masuk sekolah ke jenjang SMP.

“Selain sosialisasi SPMB, kami juga menyampaikan program tentang biaya pendidikan bagi siswa-siswi yang tidak masuk ke sekolah negeri, harapannya supaya ketika anaknya tidak bisa diterima di sekolah negeri orang tua tidak memaksakan anaknya masuk ke sekolah negeri, tapi menyekolahkan anaknya ke swasta pendamping dan mendapatkan bantuan dari Pemkot dalam hal ini, kualitas tidak jauh berbeda dengan sekolah negeri, dan sampe dengan kelas 9 nanti akan mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp. 1.800.000 per tahunnya. “Pungkas Deden.

(Yuyun)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *