Gemparkan Dunia!! Kapal Tanker Minyak Indonesia Diizinkan Melintas di Jalur Maut Selat Hormuz

Rakyatmerdekanews.co.id, Jakarta — Indonesia bisa bernapas lega, kapal tanker minyak Indonesia oleh Iran diizinkan melintas di Selat Hormuz. Hebatnya, hanya tiga negara yang diizinkan melintas diselat berbahaya tersebut, yakni negara Rusia, China dan Indonesia.

Seperti tampak sebuah video yang memperlihatkan kapal tanker minyak Indonesia melintasi Selat Hormuz viral di media sosial. Rekaman tersebut menjadi perhatian warganet karena menunjukkan kapal tanker yang disebut berasal dari Indonesia berada di jalur pelayaran strategis dengan pengawasan militer ketat.

Dalam video tersebut tampak kapal tanker berlayar di perairan terbuka dengan latar belakang laut luas dan pegunungan di kejauhan.

Awak kapal yang mengenakan helm keselamatan dan rompi oranye terdengar menjelaskan situasi yang mereka hadapi saat melintas di jalur pelayaran tersebut.

“Kita sudah di atas kapal induk pemuat minyak bumi lagi melintas di Selat Hormuz. Suasananya tegang banget. Lihat itu di sana, kapal patroli sedang berjaga. Kita harus minta izin dahulu sebelum lewat,” ujarnya dalam video.

Dalam rekaman tersebut juga terlihat kapal militer Iran berada tidak jauh dari kapal tanker yang sedang melintas. Pada salah satu bagian video tampak kapal patroli cepat bergerak di perairan yang sama.

Awak kapal tersebut kemudian menyampaikan apresiasi karena kapal tanker yang mereka tumpangi dapat melewati wilayah tersebut dengan aman.

Meski demikian, hingga saat ini keaslian dan kebenaran video tersebut belum dapat dipastikan.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Jalur sempit ini menjadi rute utama bagi pengiriman minyak dari negara-negara Timur Tengah ke berbagai kawasan dunia.

Karena perannya yang sangat penting dalam distribusi energi global, kawasan Selat Hormuz dikenal memiliki pengawasan militer yang ketat dan sering menjadi titik sensitif dalam dinamika geopolitik internasional. (Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *