Rakyatmerdekanews.co.id, Pekanbaru – Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau (FAI UIR) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini berfokus pada upaya penguatan integrasi nilai-nilai budaya Melayu dalam kurikulum dan kegiatan akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Acara seremoni penandatanganan MoU berlangsung di Balai Adat LAMR, Pekanbaru, pada Selasa (2/12).
Dekan FAI UIR, Prof. Dr. H. Hamzah, M.Ag, memimpin langsung rombongan yang terdiri dari 50 dosen dan mahasiswa. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran petinggi LAMR, termasuk Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, dan Sekretaris Umum DPH Datuk H. Jonnaidi Dasa.
Dalam sambutannya, Prof. Hamzah menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan model pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakar kuat pada identitas budaya lokal Riau.
“Melalui MoU ini, kedua lembaga sepakat mengembangkan program bersama, mulai dari kajian budaya Melayu, penguatan kurikulum bernuansa kearifan lokal, kegiatan pengabdian masyarakat, hingga pelatihan dan seminar yang relevan,” jelas Prof. Hamzah.
Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, mengapresiasi inisiatif FAI UIR. Ia menegaskan bahwa LAMR secara konsisten membuka diri untuk kolaborasi yang bertujuan memperkokoh nilai Melayu sebagai fondasi moral dan sosial di tengah masyarakat Riau.
“Kerja sama seperti ini adalah ikhtiar kita untuk memastikan generasi muda tidak tercerabut dari akar budayanya. LAMR memandang FAI UIR sebagai mitra strategis dalam merawat identitas dan marwah Melayu,” ujar Datuk Seri Taufik.
Senada dengan itu, Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf menambahkan, kerja sama ini membuka jalan bagi mahasiswa dan dosen untuk semakin dekat dengan nilai-nilai adat dan tradisi Melayu. Harapannya, sinergi ini mampu melahirkan lulusan yang berpengetahuan luas sekaligus menjunjung tinggi budaya lokal.
“Dengan adanya MoU ini, FAI UIR dan LAMR Insyaallah berkomitmen melaksanakan program tindak lanjut dalam waktu dekat sebagai bukti nyata sinergi kedua lembaga,” tutup Datuk Seri Marjohan.(FN)






