DPRD Menyapa, Tunaryo Kunjungi SMK Institut Indonesia Kutoarjo

Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo — Ketua DPRD Purworejo, Tunaryo, kunjungi SMK Institut Indonesia (SMKI) Kutoarjo, Jumat (23/1/2026).

Kunjungan tersebut dikemas dalam kegiatan bertajuk “DPRD Menyapa”, sebuah program silaturahmi sekaligus berbagi motivasi kepada generasi muda, khususnya pelajar.

Kepada awak mediaTunaryo menyebut bahwa dirinya merupakan alumni SMKII angkatan awal 1990-an. Ikatan emosional yang kuat dengan sekolah tempatnya menimba ilmu hingga kini masih aangat melekat.

Sebagai alumni SMK II Kutoarjo pada 1991–1992, kini menyempatkan diri untuk mengunjungi sekolah yang pernah mendidiknya.

“Dulu jurusannya masih terbatas, beda dengan sekarang yang sudah jauh lebih berkembang,” ujar Tunaryo di hadapan siswa dan guru.

Sebagai ketua legislatif, Tunaryo menyampaikan pesan penting kepada para siswa agar tidak terjebak pada stigma lama bahwa lulusan SMK hanya diarahkan untuk langsung bekerja. Menurutnya, pola pikir tersebut sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

“Kami ingin memberi pencerahan kepada adik-adik. Lulusan SMK tidak harus selalu langsung kerja. Mau kuliah bisa, mau berwirausaha bisa, bahkan mau jadi pejabat juga bisa,” katanya disambut tepuk tangan para siswa.

Lebih lanjut Tunaryo mengungkapkan, bahwa, sebenarnya banyak alumni SMK II yang kini berkiprah di berbagai bidang, seperti pengusaha profesional. Bahkan, ia mengaku sering bertemu sesama alumni SMK II saat menjalankan tugas,” ujarnya.

Dia menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater melalui sikap disiplin. Menurutnya, disiplin merupakan kunci utama keberhasilan, baik dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja.

Meski kami berasal sari keluarga sederhana,namun bukan halangan untuk bisa maju dan berkembang.

“Terus terang, saya berasal dari keluarga yang jauh dari kata mampu. Dulu, setelah lulus SMK, saya merantau. Perjalanan panjang sekali sampai akhirnya bisa seperti sekarang,” tuturnya.

Meski kini menjabat sebagai Ketua DPRD Purworejo, Tunaryo menilai pencapaiannya tidak lepas dari fondasi pendidikan karakter yang ia peroleh sejak di SMK II. Kini kondisi SMK II sudah berkembang pesat sesuai dengan tuntutan teknologi.

“Saya bangga, gedungnya sudah bagus, muridnya sekarang sekitar 540 siswa. Ini perkembangan luar biasa dibanding zaman saya dulu,” katanya.

Sementara itu Kepala SMK II Kutoarjo, Shinta Kusumastuti, ST., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua DPRD Purworejo. Menurutnya, Tunaryo adalah sosok nyata (role model) yang dibutuhkan siswa untuk memupuk rasa percaya diri.

“Kami ingin mengenalkan bahwa Pak Tunaryo ini alumni sini. Beliau adalah teladan yang berangkat dari kondisi ekonomi terbatas, namun dengan kerja keras dan disiplin bisa mencapai posisi sekarang. Kami tidak ingin anak-anak merasa rendah diri atau berpikir sekolah di sini cuma bisa jadi buruh,” tegas Shinta.

Selain fokus pada motivasi karir, Shinta juga memaparkan bahwa SMK II Kutoarjo saat ini memiliki 568 siswa dengan enam jurusan unggulan, mulai dari Otomotif hingga Mekanik Industri. Disisi lain

SMK II juga telah memiki olahraga unggulan, yakni Kelas Atlet dengan beasiswa SPP gratis selama tiga tahun bagi siswa yang berprestasi di bidang olahraga Tinju, dan pencak silat,” pingkasnya. (Kun)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *