DPRD Bengkalis Dorong Transparansi Penggunaan Dana Desa

Rakyatmerdekanews.co.id Bengkalis – Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar rapat kerja untuk membahas penggunaan Dana APBDes Tahun Anggaran 2024. Rapat ini dihadiri oleh Wakil Ketua III DPRD, H. Misno, dan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I, Hj. Zahraini.(30/9/25)

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukamaju hadir dalam rapat untuk menyampaikan aspirasi dan mendorong peningkatan kinerja kepala desa. Ketua BPD Desa Sukamaju, Sabarudi, mengungkapkan ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan, seperti pada program bantuan pangan dan pengerjaan pembangunan.

“Kami sudah menyampaikan hal ini secara lisan maupun tertulis ke Camat, Dinas PMD, dan juga Inspektorat. Kami berterima kasih kepada Komisi I yang telah menerima kami menyampaikan aspirasi demi memajukan desa,” ujar Sabarudi.

Wakil Ketua BPD Sukamaju, Ahu, menambahkan bahwa data yang disampaikan menjadi bukti dasar untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. “Kami berharap dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Camat Bantan, Rafli Kurniawan, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi antara pemerintah desa dengan BPD, yang dituangkan dalam berita acara resmi.

Anggota Komisi I DPRD Bengkalis, H. Zamzami, menekankan pentingnya menindaklanjuti permasalahan yang sudah terdata. “Ketika ada temuan, harus dikomunikasikan ke camat, inspektorat, maupun perangkat terkait dengan didukung dokumen yang jelas, agar segera ditemukan jalan keluarnya,” tegasnya.

Kepala Dinas PMD Bengkalis menyampaikan bahwa persoalan di Desa Sukamaju sudah ditindaklanjuti dengan memanggil kepala desa untuk diberikan arahan terkait tata kelola dana desa. Pihaknya mengapresiasi peran BPD yang aktif menjalankan fungsi pengawasan.

Inspektorat Bengkalis menyampaikan bahwa audit anggaran desa, termasuk Desa Sukamaju, memang menjadi tugas mereka, namun masih menunggu jadwal karena padatnya agenda pemeriksaan.

Menutup rapat, Wakil Ketua III DPRD Bengkalis, H. Misno, menegaskan bahwa hasil pertemuan ini menjadi masukan penting untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Saya berharap kita bekerja sesuai dengan kewenangan masing-masing. Jika kita duduk bersama, berpikir terbuka, dan membangun teamwork yang solid, maka persoalan desa dapat diselesaikan. Kami sebagai wakil rakyat siap menanggapi setiap aspirasi masyarakat sesuai kewenangan kami,” tutupnya.

Dengan demikian, rapat kerja ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana APBDes, serta memperbaiki kinerja pemerintahan desa di Kabupaten Bengkalis.(FN)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *