Rakyatmerdekanews.co.id, Bireun – Dalam semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan donor darah perdana, yang direncanakan Senin (2/6/2025), bertempat di Alun-Alun Kota Juang, Bireuen. Kegiatan kemanusiaan ini digelar atas kerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSU dr. Fauziah Bireuen, mengusung tema: “Teteskan Darah Kini untuk Mereka yang Membutuhkan Nanti.”
Kegiatan ini menjadi langkah awal Gerakan Rakyat Bireuen dalam membumikan nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Ratusan warga, aktivis, dan relawan dari berbagai kalangan diajak bisa berpartisipasi, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi identitas bangsa.
Ketua DPD Gerakan Rakyat Bireuen, Darmasyah, malam senin,( 01/6/2025) menyampaikan bahwa donor darah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. “Kami ingin menanamkan bahwa menolong nyawa orang lain bisa dimulai dari tindakan paling sederhana, yakni mendonorkan darah,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sekretaris DPD, Zakaria Ismail, S.Sos., menyebut kegiatan ini akan menjadi agenda rutin organisasi sebagai wujud kontribusi aktif Gerakan Rakyat di bidang sosial kemasyarakatan. “Gerakan Rakyat bukan hanya tempat berhimpun, tapi ruang pengabdian. Kemanusiaan adalah fondasi utama gerakan ini,” tegasnya.
Perwakilan UTD RSU dr. Fauziah Bireuen, Wardani turut mengapresiasi inisiatif ini. Ia menjelaskan bahwa ketersediaan stok darah yang cukup sangat penting untuk menangani berbagai situasi darurat. “Donor darah sangat dibutuhkan, terutama untuk pasien thalassemia, ibu melahirkan, dan korban kecelakaan. Aksi seperti ini sangat berarti bagi rumah sakit,” katanya.
Ketua panitia, M. Azizul, mengajak seluruh masyarakat Bireuen untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan serupa di masa mendatang. “Semoga darah yang terkumpul hari ini menjadi penyambung hidup bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang. Setetes darah, sejuta harapan,” ucapnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan profesional, dengan penerapan standar medis yang ketat serta pendampingan langsung dari tim kesehatan UTD RSU dr. Fauziah. Mudah – mudahan Puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan, dan jumlahnya diproyeksikan terus bertambah seiring dukungan masyarakat.
Momentum ini tidak hanya menjadi bentuk refleksi kebangsaan, tetapi juga membuktikan bahwa semangat Pancasila—khususnya nilai persatuan dan kemanusiaan—masih berdenyut kuat di tengah masyarakat.
(Hendra)






