Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo – Pemerintah Kabupaten Purworejo resmi memulai tahapan Asesmen Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural dalam rangka Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, didampingi oleh Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah, Senin (15/12/2025).
Pelaksanaan uji kompetensi bidang ini dijadwalkan selama tiga hari, hingga Rabu, 17 Desember 2025. Tahapan ini menjadi penentu utama dalam menjaring figur Sekretaris Daerah yang memiliki kualitas kepemimpinan, integritas, dan kapasitas manajerial lintas sektor.
Sembilan calon JPT Sekda yang mengikuti tahapan Asesmen ini, yaitu:
1. Ahmad Jainudin SIP MM
2. Laksana Sakti AP MSi
3. Suranto, ST SSos MPA
4. Agus Widiyanto SIP MSi
5. Suryadi ST MM
6. Budi Wibowo SSos MSi
7. Wiyoto Harjono ST
8. Hadi Sadsila SP MM
9. Drs Heri Raharjo MSi
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh Panitia Seleksi (Pansel) yang telah bekerja profesional dalam menjalankan proses seleksi secara objektif dan transparan.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran BKPSDM Kabupaten Purworejo dan seluruh Panitia Seleksi, atas kinerja seleksi yang telah berjalan lancar sampai tahap asesmen ini,” ungkapnya.
Bupati juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada tim asesmen BKD Provinsi Jateng, yang telah memfasilitasi tahapan asesmen seleksi Sekda Kabupaten Purworejo ini dengan baik.

Pada kesempatan ini, Bupati menegaskan bahwa seleksi ini merupakan wujud implementasi sistem merit dalam manajemen ASN, sebagaimana diatur dalam regulasi kepegawaian nasional. Sehingga Bupati berharap agar proses seleksi menghasilkan keputusan yang bersih, adil, dan transparan, serta mampu menjawab kebutuhan strategis daerah ke depan.
“Pada kesempatan ini saya ingin menegaskan, bahwa proses seleksi ini dijalankan secara transparan, objektif, akuntabel, dan kompetitif, tidak ada intervensi sedikit pun dari saya maupun Mas Dion selaku Wabup,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pada para peserta untuk tidak percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan lolos seleksi menjadi Sekda.
Menegaskan apa yang disampaikan Bupati, Wabup Dion Agasi Setiabudi juga mengimbau para peserta seleksi untuk mengikuti tes dengan baik dan menghiraukan pihak-pihak yang menjanjikan kelolosan.
“Tadi sudah disampaikan bahwa tidak ada pihak-pihak manapun, yang mungkin mengatasnamakan Ibu Bupati, Wakil Bupati, yang menjanjikan sesuatu. Ikutilah tes ini dengan sebaik mungkin,” tegasnya.
Tahapan seleksi ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Purworejo dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berbasis kinerja. (Kun)






