Bukber Sahabat Jawara Bersatu, Solidkan Organisasi dan Kepedulian Sosial

Rakyatmerdekanews.co.id, Tangsel — Menjelang akhir bulan suci Ramadan, komunitas Sahabat Jawara Bersatu (SJB) menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Mancunk’s Cafe, kawasan Jalan Raya Pondok Pucung, Bintaro Sektor 9, Kota Tangerang Selatan, Kamis (19/3/2016).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum SJB Dr. H. Ahmad Kholidin, SH, MH, Wakil Ketua Umum Bang Ferry, serta jajaran pengurus pusat dan koordinator wilayah (korwil) dari sejumlah daerah, di antaranya Tangerang Selatan, Tangerang, Depok, dan Jakarta.

Selain sebagai ajang kebersamaan, kegiatan bukber juga dimanfaatkan sebagai sarana koordinasi antarwilayah. Para korwil membahas rencana program kerja di masing-masing daerah guna memastikan kegiatan organisasi berjalan lebih terarah, terstruktur, dan sinergis.

Dalam sambutannya, Ketua Umum SJB Ahmad Kholidin mengimbau seluruh anggota untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya menjelang arus mudik Lebaran. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama di wilayah Jakarta dan daerah penyangga yang akan ditinggalkan sebagian warganya.

“Sebagian besar anggota SJB merupakan warga Jakarta. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk ikut menjaga keamanan lingkungan, terutama saat banyak warga mudik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi dengan aparat keamanan setempat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Anggota SJB diharapkan dapat berkontribusi menjaga lingkungan, termasuk membantu mengawasi rumah-rumah warga yang ditinggalkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum SJB Bang Ferry mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga persatuan dan menghidupkan semangat kebersamaan sebagai fondasi utama organisasi. Menurutnya, solidaritas dan kekompakan menjadi kunci dalam memperkuat peran komunitas di tengah masyarakat.

“Kalau bukan kita yang menjaga budaya dan ulama, lalu siapa lagi. Kita harus tetap semangat dan terus bergerak bersama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya sebagai identitas bersama, serta peran ulama sebagai panutan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, semangat kolektif anggota perlu terus dibangkitkan agar organisasi mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, Bang Ferry turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh anggota. “Atas nama pribadi dan pengurus, kami memohon maaf jika selama ini terdapat kekhilafan. Semoga kita semua dapat saling memaafkan dan menyambut Lebaran dengan hati yang bersih,” tuturnya.

Kegiatan bukber ini diharapkan tidak hanya memperkuat solidaritas internal, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial serta komitmen anggota dalam menjaga keamanan, melestarikan budaya, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (Ratna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *