Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis, Duri – Pada hari Jumat, 4 Juli 2025, Aliansi Anak Melayu dan Gola (Gabung Organisasi Lembaga Adat) Gerakan Masyarakat Melayu Bersatu menggelar audiensi dengan PT Wahanakarsa di Jalan lintas Duri-Dumai, KM 4,5, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas sejumlah isu strategis yang berdampak pada ketenagakerjaan anak kemanakan Melayu tempatan, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat Melayu.
Dalam penyerahan surat audiensi, turut hadir Ketua Aliansi Anak Melayu Fredi Noza, Ketua Hulubalang Tameng LAM Bathin Solapan Depi Rusdianto beserta Sekjend Amris, Ketua Indra Kusuma dan Wakil Gopal dari Perpat, Ketua Iwan Suherlan Gam Nr, Ketua LSM RSMBR Afrisal, Ketua Jefri, ketua Bono Rokan dari PPM, dan lain-lain. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan dan komitmen untuk membahas isu-isu strategis yang dihadapi oleh masyarakat Melayu.
Ketua Aliansi Anak Melayu, Fredi Noza, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan ini dan menjelaskan bahwa Gabung Organisasi ini memiliki komitmen untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Melayu di Bathin Solapan. “Kami merasa sangat bersyukur atas kesempatan ini untuk berdialog langsung dengan perwakilan perusahaan PT Wahanakarsa,” ujar Fredi Noza. Ia berharap bahwa pertemuan ini dapat menjadi langkah awal untuk kerja sama yang lebih erat antara perusahaan dan masyarakat Melayu.
Sambung, Sekjend Tameng Bathin Solapann Amris, kehadiran pihak manajemen perusahaan di tanggal 7 Juli 2025 ditunggu di balai adat Melayu. Ia menyatakan bahwa yang hadir dapat memberikan keputusan langsung dari perusahaan.”ujar Amris.
Perwakilan perusahaan PT Wahanakarsa, H.Dasyarman, menyambut baik kehadiran ketua dan gabungan organisasi. Ia menyatakan bahwa perusahaan Wahanakarsa selalu terbuka untuk menerima masukan baik dan saran dari berbagai elemen masyarakat, khususnya masyarakat Melayu Duri, kecamatan Bathin Solapan. “Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih kepada teman saya semua, sebelum nya saya sudah dapat pesan juga melalui WhatsApp,” ucap H.Dasyarman. Ia berharap bahwa pertemuan ini dapat menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara perusahaan dan masyarakat.
Pertemuan ini diakhiri dengan harapan bahwa audiensi ini dapat menjadi langkah awal kerja sama yang lebih erat antara perusahaan Wahanakarsa dan masyarakat Melayu tempatan dalam upaya mencapai pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Melayu lokal yang lebih baik. “Semoga kita semua bisa bersinergis bersama demi jalannya pembangunan di kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis,” tutup H.Dasyarman. Dengan demikian, diharapkan bahwa kerja sama antara perusahaan dan masyarakat dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Melayu.
Audiensi ini dapat dianggap sebagai langkah awal yang positif dalam membangun kerja sama antara perusahaan Wahanakarsa dan masyarakat Melayu. Dengan komunikasi yang lebih baik dan kerja sama yang lebih erat, diharapkan bahwa isu-isu strategis yang dihadapi oleh masyarakat Melayu dapat diatasi dengan lebih efektif. Semoga pertemuan ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk membangun kerja sama yang lebih baik dengan masyarakat Melayu lokal. (FN)






