Rakyatmerdekanews.co.id. Sambas Kalbar – Aksi demo masyarakat Kabupaten Sambas ke kantor DPRD berlansung damai, dengan menyampaikan orasi tuntutan diantaranya mengenai kenaikan pajak, keruhnya air sungai Sambas dikarenakan adanya PETI, menyangkut guru honorer, menyangkut pengelolaan keuangan Daerah dan lainnya; dengan membawa berbagai bendera dan pemplet yang bertuliskan “Suara Rakyat suara Tuhan”, dan lainnya; Kehadiran aksi demo ini bukan saja dari unsur mahasiswa, namun dari berbagai unsur elemen masyarakat; sebagaimana disampaikan salah seorang pelaksana koordinator demo tersebut.
Pesannya lebih memfokuskan aksi demo damai guna menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Sambas, “dari pihak demo jangan anarkis dan dari apatat pemerintah harus dapat mendengar, serta tidak mbenturkan masa unjuk rasa dengan aparat yang ada; karena Kabupaten Sambas ini merupakanasyarakat yang menjunjung adat yang baik”. Jelasnya.

Dari penyampaian orasi didepan kantor DPRD dan kemudian koordinator meminta untuk penyampaian orasinya di luar teras kantor DPRD, agar antara pendemo dengan para anggota DPRD Sambas sama-sama merasakan teriknya panas sore hari.
Pimpinan dan anggota DPRD Sambas, asisten II, kepala-kepala OPD yang didampingi pengamanan dari Kapolres dan Dandim 1208/sbs bersama jajarannya juga hadir dalam mendengarkan penyampai orasi oleh pengunjuk rasa tersebut.
“Kmi ingin menyampaikan aspirasi kami, jangan benturkan kami dengan aparat”. Begitu iyel-iyel yang bergema dari koordinator penyampai orasi yang disahut para pengunjuk rasa.

Tanggapan pimpinan DPRD Sambas (H.Abu dan Ferdinan Syolihin) menanggapi baik terhadap demo atau aksi damai yang digelar masyarakat Kabupaten Sambas ini.
“Terima kasih kepada bapak/ibu, Abang dan adek yang hadir pada hari ini dalam menyampaikan aspirasinya; hal ini merupakan sebagai masukan-masukan baik buat kami dalam menjalankan tugas kami semakin baik kedepan”. Jelas Ferdinan.
“Kehadiran para aksi damai hari ini kita sambut dengan baik, dan kita DPRD Sambas hadir semua dari semua dapil; yaitu dari dapil I sampai dapil 7; juga nantinya penyampaian yang telah disampaikan oleh bapak/Ibu, Abang dan adek ini nantinya akan dijawab oleh masing OPD yang hadir sesuai kapasitasnya”. Kata H.Abu.
Doel..






