Bangli-RMNews: Sejumlah veteran di Kabupaten Bangli menyampaikan kekecewaan mendalam kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli akibat keterlambatan dalam memberikan fasilitasi transportasi menuju Apel Hari Veteran Nasional (HARVETNAS) 2025 tingkat Provinsi Bali di Badung, Senin (25/8). Akibat kelalaian itu, rombongan veteran Bangli batal menghadiri acara.
Staf Macab LVRI Kabupaten Bangli, I Ketut Surat, mengungkapkan bahwa permintaan kendaraan sudah diajukan secara resmi melalui surat Nomor 91/UM/I/S/MDLV/VIII/2025 yang dikirimkan oleh Mada LVRI Bali pada 11 Agustus 2025. Surat itu diterima Bagian Umum Pemkab Bangli pada 20 Agustus 2025 dengan nomor agenda 7/14. Namun, hingga hari pelaksanaan apel, tidak ada kepastian jawaban dari Pemkab.
“Kami sudah mengikuti prosedur dengan benar. Namun baru pada jam 10 pagi saat acara berlangsung kami diberitahu bahwa Kepala Bagian Umum baru melihat disposisi dan acc dari atasan. Karena waktu tempuh ke lokasi yang sudah tidak memungkinkan, dengan berat hati kami membatalkan keberangkatan,” jelas Surat kepada wartawan.
Ia menegaskan, kejadian serupa bukan kali pertama. Tahun sebelumnya pun, keterlambatan serupa membuat pihaknya kesulitan mengikuti agenda resmi. “Seharusnya jawaban diberikan jauh-jauh hari, agar kami bisa menyiapkan alternatif lain jika memang fasilitasi tidak dapat diberikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Surat menilai kelalaian Pemkab Bangli mencerminkan kurangnya penghormatan terhadap jasa para pejuang bangsa. “Ini bukan sekadar soal fasilitas, tapi soal penghormatan. Komunikasi harus dibangun sejak awal agar tidak terkesan pemerintah daerah abai pada veteran,” tegasnya.
Kekecewaan veteran Bangli ini dinilai melunturkan makna HARVETNAS yang sejatinya menjadi momentum penghargaan atas perjuangan para pahlawan bangsa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab Bangli belum memberikan keterangan resmi terkait polemik tersebut. (Chan/Skr/Ips)






