Ajang Talenta FLS2N, O2SN, dan Pentas PAI 2023 Tingkat Kecamatan Pamulang Resmi Dibuka

Rakyatmerdekanews.co.id, Tangerang Selatan, 7 Mei 2025 – Kegiatan ajang talenta FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional), O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional), serta Pentas PAI (Pendidikan Agama Islam) tingkat Kecamatan Pamulang secara resmi dibuka di Sekolah Muhammadiyah Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten. Mengusung tema “Mengembangkan Talenta Emas yang Kreatif, Berkarakter, dan Berprestasi melalui Seni, Olahraga, dan Spirit Islami,” acara ini menjadi wadah strategis bagi para siswa dalam mengasah bakat, menjunjung nilai karakter, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, hadir langsung membuka acara yang turut dihadiri oleh para kepala sekolah dan dewan guru se-Kecamatan Pamulang. Dalam sambutannya, Deden menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam memberikan ruang tumbuh bagi potensi siswa.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam memberikan ruang kepada anak-anak kita yang memiliki potensi, bakat, minat, dan kemampuan. Kita berharap, melalui kegiatan ini akan lahir siswa-siswi berprestasi yang mampu membanggakan sekolahnya, keluarganya, bahkan daerahnya, khususnya Kota Tangerang Selatan,” ujar Deden.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan dan pembinaan berkelanjutan. “Kita semua, para pendidik dan orang tua, memiliki kewajiban untuk terus mendampingi dan mengarahkan anak-anak sesuai potensi mereka. Kita perlu melakukan evaluasi dari kegiatan ini agar pembinaan ke depan bisa lebih tepat sasaran, lebih maksimal, dan lebih mendalam,” tambahnya.

Ketua Panitia, Pujo Widodo, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara terpadu sebagai bentuk efisiensi pelaksanaan lomba berjenjang sekaligus menjaring bibit-bibit unggul.

“Kegiatan FLS2N, O2SN, dan Pentas PAI ini digelar secara bersamaan dalam satu lokasi untuk memudahkan koordinasi antar sekolah dan memberikan pengalaman yang lebih semarak bagi para peserta. Ini juga sejalan dengan arahan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan yang terintegrasi,” jelas Pujo.

Ia menambahkan, dari setiap cabang lomba akan dipilih perwakilan untuk melanjutkan ke tingkat daerah dan nasional. Untuk FLS2N diambil tiga peserta dari juara 1, 2, dan 3, sedangkan O2SN memilih juara 1 dan 2 sebagai perwakilan.

Sementara itu, Satiyan, salah satu tokoh pendidikan yang turut hadir, menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat menjadi motivasi positif bagi generasi muda.

“Kita tahu sekarang banyak anak-anak yang kecanduan gadget. Mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini, mereka bisa lebih fokus mengembangkan potensi dan menjauh dari hal-hal yang bisa merusak masa depan mereka,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi dari berbagai pihak, ajang talenta ini diharapkan tidak hanya melahirkan generasi berprestasi, tetapi juga membentuk karakter tangguh yang siap membawa nama baik sekolah dan daerah ke tingkat lebih tinggi. (Ratna)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *