Rakyatmerdekanews, Purworejo – Dukungan penuh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, mengiringi langkah Marching Band Gita Bahana Spensa SMP Negeri 1 Purworejo dalam menghadapi ajang bergengsi Piala Raja Hamengku Buwono 2026. Dengan membawa tradisi juara sejak 2022, tim kebanggaan Purworejo ini kembali membidik posisi tertinggi.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Yuli Hastuti saat menghadiri Pentas Pamit Marching Band Gita Bahana Spensa di Lapangan Indoor SMA Negeri 6 Purworejo, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi para anggota untuk menunjukkan hasil latihan sekaligus memantapkan kesiapan sebelum bertolak mengikuti perlombaan.
Dalam sambutannya, Yuli menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Purworejo kepada seluruh anggota, pelatih, serta manajemen Gita Bahana Spensa. Ia berharap tim mampu memberikan penampilan terbaik dan kembali mengharumkan nama sekolah serta Kabupaten Purworejo.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Purworejo, saya mengucapkan selamat berjuang dan sukses kepada Marching Band Gita Bahana Spensa. Tunjukkan kemampuan terbaik karena kami yakin kalian mampu tampil dengan baik dan bersaing dengan tim lainnya,” ungkap Yuli.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa menjaga semangat, kekompakan, dan kebersamaan selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, kerja keras dan disiplin dalam menjalani latihan harus menjadi modal utama untuk meraih prestasi.
Yuli turut berpesan kepada pihak manajemen agar terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada para anggota. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kelancaran perjuangan Gita Bahana Spensa dalam kompetisi tersebut.
“Saya berharap seluruh anggota tetap menjaga semangat dan kekompakan dalam setiap penampilan. Kepada pihak manajemen, terus dampingi dan berikan motivasi kepada anak-anak. Mari kita bersama-sama mendoakan agar Gita Bahana Spensa diberikan kelancaran dan mampu membawa pulang prestasi terbaik bagi sekolah serta Kabupaten Purworejo,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Gita Bahana Spensa Kabupaten Purworejo, Budi Agung Nugroho, menjelaskan bahwa pentas pamit merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan sebelum tim mengikuti perlombaan. Selain sebagai bentuk kesiapan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan hasil latihan yang telah dijalani para anggota.
Menurut Budi, meskipun waktu persiapan yang tersedia relatif singkat, pihaknya tetap optimistis seluruh anggota mampu memberikan penampilan maksimal saat berlaga nanti.
“Pentas pamit ini merupakan tradisi sebelum kami berangkat mengikuti perlombaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperlihatkan hasil latihan selama ini. Meskipun waktu yang tersedia singkat, kami berharap hal tersebut tidak mengurangi penampilan terbaik yang akan kami tunjukkan nanti,” jelasnya.
Optimisme Gita Bahana Spensa bukan tanpa alasan. Tim marching band ini memiliki rekam jejak prestasi membanggakan dengan keberhasilan meraih juara pertama secara berturut-turut sejak 2022.
Bahkan, pada 2025, Gita Bahana Spensa berhasil mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang memperoleh piala tetap dalam ajang Hamengku Buwono Cup. Prestasi tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh anggota untuk mempertahankan tradisi kemenangan.
“Sejak tahun 2022, Gita Bahana Spensa selalu membawa pulang juara pertama. Bahkan, pada 2025 kami mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang memperoleh piala tetap. Tentu ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi anak-anak yang luar biasa. Harapan kami, tahun ini dapat kembali meraih juara pertama,” pungkas Budi.
Dengan bekal pengalaman, kerja keras, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat, Gita Bahana Spensa kini siap kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Harapan besar pun tertuju pada tim kebanggaan Purworejo tersebut untuk mempertahankan tradisi juara dan kembali membawa pulang prestasi tertinggi dari Piala Raja Hamengku Buwono 2026.
(Kun).






