394 Wisudawan Raih Cumlaude! UMPWR Luluskan 548 Sarjana dan Magister, Rektor Titip Pesan Penting soal AI

‎Rakyatmerdekanews, Purworejo – Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) mewisuda 548 lulusan program sarjana dan magister dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Dari jumlah tersebut, sebanyak 394 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude. Prosesi wisuda berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 23–24 Oktober 2026, di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPWR.
‎
‎Wisuda dilaksanakan dalam dua tahap. Pada Jumat (23/10/2026), sebanyak 219 wisudawan mengikuti prosesi dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Psikologi, Hukum, dan Ilmu Sosial, serta Fakultas Teknik. Sementara itu, pada Sabtu (24/10/2026), sebanyak 329 wisudawan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Pertanian mengikuti prosesi wisuda.
‎
‎Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purworejo, mitra perbankan, Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah), pimpinan perguruan tinggi swasta di Purworejo, serta keluarga wisudawan.
‎
‎Wisuda ini menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus awal perjalanan baru untuk mengamalkan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah.
‎
‎394 Lulusan Raih Cumlaude, 143 Selesaikan Studi Tanpa Skripsi
‎Capaian akademik menjadi salah satu sorotan dalam Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Dari total 548 lulusan, sebanyak 394 orang berhasil meraih predikat cumlaude. Prestasi tersebut menunjukkan keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan studi dengan capaian akademik yang membanggakan.
‎
‎Dalam sambutannya, Rektor UMPWR, Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Apresiasi khusus diberikan kepada lulusan berpredikat cumlaude, lulusan terbaik program studi, serta mahasiswa yang menyelesaikan studi pada usia termuda.
‎
‎”Selain prestasi akademik, wisuda kali ini juga mencatat 143 lulusan yang menyelesaikan studi melalui jalur tanpa skripsi atau tanpa ujian skripsi. Jumlah tersebut berasal dari sejumlah program studi, dengan kontribusi terbesar dari Program Stud. Manajemen sebanyak 64 wisudawan dan Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 45 wisudawan.
‎”Beragam jalur penyelesaian studi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan ketentuan akademik yang berlaku di masing-masing program stud,”ungkapnya.i.
‎
‎Para lulusan diharapkan mampu memanfaatkan bekal pendidikan tinggi untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan berkontribusi di tengah masyarakat.
‎
‎Dia menyebut UMPWR juga meluluskan enam wisudawan penyandang disabilitas. Capaian ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, sehingga mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan menyelesaikan pendidikan.
‎
‎”Bagi kami, keberhasilan
‎pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari terbukanya kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan masa depan,” ujar Teguh.
‎
‎Dia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar. Sebaliknya, gelar akademik menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk terus mengembangkan diri dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
‎“Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Gelar akademik yang Saudara sandang bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujar Teguh.
‎
‎Ia menyoroti perkembangan teknologi yang semakin pesat, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang telah mengubah berbagai aspek kehidupan. Mulai dari cara bekerja, belajar, dan berkomunikasi hingga menjalankan usaha, perkembangan teknologi menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi para lulusan.

‎(Kun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *