Semarak Maulid Nabi di Buaran Tangsel, Ustaz Das’ad Latif Ingatkan Sabar, Doa dan Ikhtiar

Rakyatmerdekanews.co.id, Tangsel — Ribuan warga Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Musholla Al-Ikhlas, Jalan H. Jamad, Gang Rais, Kampung Jati, RT 04/RW 05, Kelurahan Buaran, Sabtu malam (26/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Lapangan Persijat tersebut dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, setelah pelaksanaan salat Isya. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian acara dan mendengarkan tausiah yang disampaikan Ustaz Das’ad Latif.

Kehadiran dai tersebut menjadi perhatian masyarakat.

Dalam ceramahnya, Ustaz Das’ad Latif mengajak warga menjalani kehidupan secara sederhana dan menyesuaikan gaya hidup dengan kemampuan masing-masing.

Menurutnya, menjalani kehidupan di luar kemampuan justru dapat menjadi beban. Karena itu, setiap orang perlu memahami kemampuan diri dan menjalani kehidupan secara proporsional.

“Mari kita hidup sesuai kemampuan kita. Jangan memaksakan diri hidup di luar kemampuan karena pada akhirnya justru menjadi beban,” pesan Ustaz Das’ad Latif.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kesabaran, doa, dan ikhtiar dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Ketiga hal tersebut, menurutnya, perlu dilakukan secara seimbang sebagai bagian dari upaya manusia untuk terus memperbaiki diri.

Ustaz Das’ad Latif: Maulid Jadi Momentum Belajar

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Das’ad Latif juga menyampaikan pandangannya mengenai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ia menjelaskan, Maulid merupakan tradisi keagamaan yang dilaksanakan masyarakat sebagai momentum untuk berkumpul, mengikuti pengajian, serta kembali mengingat keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, peringatan Maulid bukan ibadah wajib seperti salat, tetapi dapat menjadi sarana bagi umat Islam untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman keagamaan.

“Maulid ini merupakan tradisi di luar ibadah seperti salat. Maulid merupakan pengajian yang setiap tahunnya kita peringati sebagai bahan untuk terus belajar dan mengingat Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Andra Soni Ajak Warga Perkuat Ukhuwah

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni turut hadir dalam tabligh akbar tersebut dan memberikan sambutan di hadapan masyarakat.

Andra Soni mengajak warga menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menambah pengetahuan keagamaan, serta menumbuhkan semangat menebarkan kebaikan.

“Semoga pertemuan yang penuh keberkahan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, menambah ilmu, serta semakin menguatkan semangat kita untuk terus menebarkan kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Andra Soni.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mempelajari dan meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW yang menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Dalam sambutannya, Andra Soni turut menyebut empat sifat utama Rasulullah SAW yang dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, yakni siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.

Menurutnya, nilai-nilai keteladanan tersebut penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun hubungan sosial yang rukun dan saling menghormati.

Tabligh akbar tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Isyana Bagoes Oka, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, Dewan Pembina PSI Banten H. Ian Pribadi beserta jajaran, serta sejumlah tokoh masyarakat Buaran dan sekitarnya.

Kehadiran ribuan warga dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengambil hikmah dari keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Panitia Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW, Eko Firmansyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya memperingati Maulid Nabi sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Menurut Eko, antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan acara. Kehadiran ribuan warga juga menunjukkan semangat masyarakat untuk bersama-sama mengikuti kegiatan keagamaan.

Ia berharap Tabligh Akbar tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat dan menambah wawasan keagamaan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, kegiatan Tabligh Akbar ini mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini, warga dapat mempererat silaturahmi, menambah ilmu keagamaan, serta mengambil hikmah dari keteladanan Nabi Muhammad SAW,” ujar Eko Firmansyah.

(Ratna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *