Rakyatmerdekanews.co.id, Kepulauan Seribu – Polairud Polres Kepulauan Seribu menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama nelayan pesisir di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, Rabu (16/9/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan keselamatan selama beraktivitas di laut.
Kegiatan yang berlangsung malam hari tersebut dilaksanakan personel Polair menggunakan Kapal Patroli Polisi (KP) VII-40-202. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, personel berdialog langsung dengan para nelayan mengenai situasi keamanan dan kondisi perairan di wilayah hukum Polres Kepulauan Seribu.
Dalam kesempatan tersebut, personel memberikan imbauan keselamatan berlayar kepada nelayan. Polisi mengingatkan agar setiap nelayan selalu menggunakan alat keselamatan, khususnya life jacket, memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat membahayakan keselamatan di tengah perairan.
Selain itu, personel Polairud juga menyosialisasikan Layanan Polisi 110 sebagai sarana masyarakat untuk menghubungi kepolisian ketika membutuhkan bantuan atau melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan polisi. Nelayan juga diberikan informasi mengenai layanan laporan kejadian Jaga Laut Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat respons keamanan di wilayah perairan.
Polisi turut menyampaikan imbauan terkait isu yang beredar dengan istilah “Black September”. Para nelayan diminta tetap tenang, waspada, serta tidak mudah percaya maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, khususnya berita bohong (hoaks) dan informasi provokatif yang dapat memicu keresahan atau mengarah pada aksi anarkis.
Di tengah kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan, personel juga membagikan masker gratis kepada nelayan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Nelayan diingatkan untuk memperhatikan informasi resmi mengenai kondisi gunung api dan cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut.
PS. Kasat Polairud Polres Kepulauan Seribu IPTU Putut Suryo Pebriantoro, S.H., mengatakan kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan bentuk pendekatan kepolisian kepada masyarakat pesisir untuk membangun komunikasi yang terbuka serta memastikan para nelayan mendapatkan informasi terkait keamanan dan keselamatan di laut.
“Kehadiran personel Polairud di tengah masyarakat pesisir diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi ruang komunikasi bagi nelayan untuk menyampaikan informasi maupun permasalahan yang mereka hadapi selama beraktivitas di perairan,” ujar IPTU Putut.
Para nelayan merespons positif kegiatan tersebut. Kehadiran polisi di perairan dinilai memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus membantu masyarakat memperoleh informasi yang diperlukan terkait keselamatan berlayar, layanan kepolisian, serta perkembangan situasi keamanan dan kondisi perairan.
Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas, Polres Kepulauan Seribu terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat pesisir sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Kepulauan Seribu. (Ratna)






