Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Menyebar Hingga Tangerang Selatan

Rakyatmerdekanews.co.id, Tangsel — Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda mulai berdampak ke sejumlah wilayah Banten, termasuk Tangerang Selatan. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul pergerakan abu vulkanik yang terbawa angin ke arah timur hingga timur laut.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebaran abu vulkanik teridentifikasi mencapai sejumlah wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Data tersebut diperkuat melalui analisis citra satelit Himawari-9.

Dampak sebaran abu juga dirasakan warga Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Abu vulkanik dilaporkan terlihat menempel pada kendaraan dan sejumlah bagian rumah warga.

Gunung Anak Krakatau sendiri masih berstatus Level III atau Siaga. Badan Geologi Kementerian ESDM menyebut aktivitas erupsi menghasilkan lontaran material vulkanik dan abu. Masyarakat maupun wisatawan dilarang mendekati kawasan gunung dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang terdampak sebaran abu untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Warga juga dianjurkan melindungi mata dan menggunakan masker untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

Paparan abu vulkanik dapat mengganggu kenyamanan pernapasan serta menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Karena itu, masyarakat diminta memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG, Badan Geologi, dan BPBD setempat.

Sementara itu, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau juga telah mencapai wilayah Kota Tangerang. BPBD Kota Tangerang melaporkan sebagian besar wilayah kota terdampak, dengan sebaran abu terpantau hingga kawasan Karang Tengah yang berbatasan dengan Jakarta.

Masyarakat diimbau tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah serta instansi terkait selama aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. (Ratna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *